Dark/Light Mode

Survei LKPI: Gerindra Unggul, PSI Lampaui Demokrat

Senin, 5 Oktober 2026 22:11 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinamika politik menjelang Pemilu 2029 mulai terlihat dari peta elektabilitas partai politik. Survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menempatkan Partai Gerindra di posisi teratas dengan elektabilitas 17,3 persen, unggul tipis dari PDI Perjuangan (PDIP) yang memperoleh 16,8 persen.

Dalam survei tersebut, Partai NasDem berada di posisi berikutnya dengan elektabilitas 7,3 persen. Selanjutnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperoleh 6,2 persen, Partai Golkar 6,1 persen, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,5 persen.

Kemudian, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masing-masing memperoleh 4,3 persen. Partai Demokrat berada di angka 4,1 persen.

Baca juga : Panja RUU Pemilu Resmi Dibentuk, Aroma 2029 Mulai Panaskan Senayan

Sementara itu, kelompok partai lainnya yang dalam survei disebut sebagai gabungan partai di luar parlemen memperoleh elektabilitas 5,6 persen.

"Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," kata Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah dalam keterangannya.

Menurut Irwan, data tersebut menunjukkan bahwa menjelang kontestasi politik 2029 masih terdapat proporsi responden yang cukup besar yang belum memberikan pilihan atau belum menentukan jawaban ketika ditanya mengenai partai politik pilihannya.

Baca juga : Rampungkan Pembentukan DPRt, PAN Jawa Tengah Fokus Perekrutan Saksi TPS

Survei LKPI dilaksanakan pada 8-20 September 2026 dengan melibatkan 1.246 responden yang tersebar di 36 provinsi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dan panggilan telepon yang dipandu langsung oleh pewawancara.

Baca juga : Tongkat Komando Baru Polri dan Ujian Reformasi di Era Prabowo

Wawancara melalui telepon dilakukan ke nomor ponsel virtual yang dihasilkan secara acak, dengan tingkat kontak melalui telepon seluler sebesar 35 persen dan tingkat respons 33,1 persen.

Sementara itu, wawancara tatap muka mencapai 64,4 persen dengan tingkat respons sebesar 58,3 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.