RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar menunjukkan stabilitas elektabilitas di tengah dinamika politik nasional. Sejumlah survei terbaru menempatkan partai berlambang pohon beringin itu di posisi tiga besar dengan tingkat keterpilihan mencapai dua digit.
Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus menilai, soliditas kader dan kerja nyata di tengah masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga elektabilitas partai.
Menurutnya, mesin organisasi Golkar semakin aktif bergerak mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Seluruh organisasi pendiri dan yang didirikan Golkar, termasuk organisasi sayap, juga terus menjalankan berbagai kegiatan untuk kepentingan rakyat.
"Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat," kata Said saat dihubungi, Minggu (25/10/2026).
Baca juga : HUT ke-62 Golkar, Film Pendek Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda
Said mengakui, soliditas tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang terus mendorong kader, organisasi sayap, hingga anggota legislatif untuk aktif turun ke masyarakat tanpa harus menunggu momentum pemilu.
Menurutnya, Bahlil secara konsisten menginstruksikan seluruh kader agar mengedepankan kerja nyata dan kepedulian sosial. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.
"Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, bahwa kader-kader Golkar harus terus bergerak dan jangan menunggu pemilu. Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada," ujarnya.
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis Sabtu (24/10/2026) mencatat elektabilitas Golkar sebesar 10,7 persen. Angka tersebut menempatkan Golkar di posisi ketiga, di bawah Partai Gerindra dengan 23,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen.
Survei yang dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 itu melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sekitar 2,9 persen.
Baca juga : Pemerintah Ubah Skema Impor Minyak, BLU Jadi Pelaksana
Hasil serupa terlihat dalam survei Voxpol Center yang dirilis Kamis (22/10/2026). Golkar kembali berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 11,7 persen, di bawah Gerindra sebesar 21,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 16,1 persen.
Said menegaskan, hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk meningkatkan aktivitas dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebut AMPG telah menggelar berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
AMPG juga menyalurkan ribuan paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
"Sejak hari kedua kejadian sampai hari ini, tim kami masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat, termasuk memperbaiki rumah-rumah ibadah dan masjid. Ini merupakan arahan Ketua Umum bahwa kita harus bekerja untuk masyarakat," jelasnya.
Selain kegiatan sosial, Said mengatakan, kepemimpinan Bahlil turut mendorong regenerasi dan kreativitas kader muda melalui Akademi AMPG serta berbagai kegiatan olahraga, seperti turnamen futsal dan basket.
Baca juga : Indonesia Pangkas Ekspor Gas, Singapura Bereaksi
Menurutnya, program tersebut menjadi sarana untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam kegiatan partai sekaligus membangun kapasitas kader.
"Di AMPG sekarang juga ada Akademi AMPG. Di sana para senior Partai Golkar memberikan ilmu kepada kader-kader muda. Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas," katanya.
Meski elektabilitas Golkar berada di posisi tiga besar, Said mengingatkan seluruh kader agar tidak cepat berpuas diri. Capaian tersebut harus menjadi penyemangat untuk memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Bahlil, Golkar bertekad meningkatkan perolehan kursi DPR RI dari 102 kursi yang dimiliki saat ini. Untuk itu, seluruh kader AMPG dipastikan terus bergerak memperkuat kerja-kerja partai di tengah masyarakat.
"Ini menjadi momentum semangat seluruh kader Partai Golkar untuk terus berbuat. Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua dan insyaallah kita akan terus bergerak," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.