Dark/Light Mode

Di Tengah Tantangan Disparitas Ene

Pertamina Serius Jaga Pasokan BBM di Seluruh Negeri

Senin, 26 Oktober 2026 06:40 WIB
Kebutuhan BBM masyarakat harus tetap terpenuhi, dengan tetap menjaga daya beli dan ketepatan sasaran subsidi. Foto: Dok. PERTAMINA
Kebutuhan BBM masyarakat harus tetap terpenuhi, dengan tetap menjaga daya beli dan ketepatan sasaran subsidi. Foto: Dok. PERTAMINA

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi. Upaya ini dilakukan melalui penambahan pasokan, penguatan operasional SPBU, serta penyediaan layanan tambahan sesuai kebutuhan di lapangan.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan, perseroan mengemban amanah untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM di seluruh Indonesia. Untuk itu, Pertamina menjalankan tiga komitmen strategis sebagai bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat.

“Pertamina mengemban amanah untuk memastikan pasokan BBM tersedia untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Karena itu, kami menjalankan tiga komitmen strategis untuk terus memperbaiki layanan kepada masyarakat, yakni penambahan pasokan, penambahan jam operasional, serta layanan tambahan lainnya,” ujar Simon dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Dalam komitmen strategis pertama, Pertamina berharap penambahan pasokan BBM dan penguatan keandalan proses distribusi hingga ke SPBU, dapat mendukung penguatan stok BBM yang memadai di setiap daerah.

Sementara dalam komitmen strategis kedua, Pertamina melakukan penambahan jam operasional, mobil tangki dan petugas SPBU pada kondisi tertentu. Agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih andal dan optimal.

Baca juga : BI Tahan Bunga Acuan, Longgarkan Likuiditas

“Penambahan jam operasional dimulai dari terminal BBM hingga saat pelayanan kepada masyarakat,” jelas Simon.

Sedangkan dalam komitmen strategis ketiga, Pertamina akan menyediakan layanan tambahan, sesuai kebutuhan di lapangan. Upaya ini antara lain dilakukan melalui penambahan titik layanan berupa SPBU modular, serta layanan pengisian BBM dalam kemasan langsung ke kendaraan konsumen di SPBU.

“Pertamina adalah BUMN yang mengemban amanah untuk menyediakan BBM bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan kata lain, kami adalah pelayan masyarakat. Tugas kami adalah melayani kebutuhan BBM seluruh rakyat Indonesia,” tegas Simon.

Simon juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran, pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada Pertamina. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah membantu kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.

“Pertamina akan terus bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan keandalan pasokan. Kami akan senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.

Baca juga : DPR: Momentum Tingkatkan Kualitas Tenaga Medis Kita

Stok BBM Nasional

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) lalu, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, cadangan BBM nasional dalam kondisi aman.

Namun demikian, dari beberapa jenis BBM, cadangan stok Pertalite berada di bawah standar minimal, sementara untuk jenis BBM lain terutama nonsubsidi masih berada di atas standar.

“Untuk cadangan BBM kita sekarang, untuk Pertalite, Bapak Presiden, di angka 16 sampai 18 hari. Ini yang subsidi, RON 90. Kalau yang lainnya semua di atas standar minimum nasional,” ungkap Bahlil seperti terpantau melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (21/10/2026).

Terkait keterlambatan pasokan BBM di Bali, Bahlil menjelaskan, persoalan tersebut tidak disebabkan oleh kekurangan cadangan nasional. Melainkan kendala distribusi dari Jawa Timur akibat kapal yang datang terlambat.

Baca juga : Pembuang Sampah Dan PKL Liar Bakal Ditindak

Pemerintah bergerak cepat menangani hal tersebut, sehingga level ketahanan stok BBM di Bali kembali mencapai 12 hari.

“Alhamdulillah hari ini di Bali, Bapak Presiden, stoknya sudah mencapai 12 hari,” ungkapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.