Sebelumnya
Adapun satu-satunya penantang dari mantan anggota legilatif adalah H Marinah Hardi. Dia pernah menjabat anggota DPRD Provinsi NTB selama dua periode (1997-1999 dan 2009-2014). Saat ini, dia menjabat Sekertaris Dewan Syura PKN NTB periode 2016-2020.
Mengetahui peta persaingan, calon senator petahana, Farouk Muhammad optimis bisa kembali meraih kursi. “Insya Allah kita optimis, (kursi DPD) bisa dipertahankan. Kita sudah dua periode, sudah berbuat kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga : Pendatang Baru Sulit Singkirkan Juara Bertahan
Mantan Kapolda NTB ini menargetkan bisa mengerek perolehan suaranya di Pemilu 2019. Pada Pemilu 2014, perolehan suaranya menurun dibandingkan dengan periode pertamanya. Periode 2009-2014, Farouk berhasil meraup 190.343 suara. Pada periode 2014-2019 dia hanya meraih 152.306 suara.
“Saya targetkan meningkatlah,”ujarnya. Farouk mengaku, peran DPD cukup strategis dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Terutama memperebutkan dana transfer pusat kedaerahan.
Baca juga : Dua Kursi Kosong Jadi Rebutan Puluhan Calon
Karena itu, anggota DPD harus memiliki kualitas mum¬puni untuk bisa mengamankan kepentingan daerah. Farouk juga menilai munculnya calon baru cukup memberi warna sehingga persaingan bisa lebih kompetitif. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.