BREAKING NEWS
 

Bentuk Timsus, Relawan Anies Waspadai Money Politic Dan Serangan Fajar Di Pilgub

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Minggu, 28 Juli 2024 12:17 WIB
Para relawan Warga Kota menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Relawan, Sabtu, 27 Juli 2024, untuk menguatkan gerakan Kawal TPS (Tempat Pemungutan Suara) saat coblosan digelar pada 27 November 2024 mendatang. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya mendukung Anies Baswedan menjadi gubernur Jakarta tidak cukup hanya dengan melakukan kampanye. Yang tak kalah penting adalah mengamankan suara masyarakat yang memilih Anies Baswedan. Para relawan Warga Kota menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Relawan, Sabtu, 27 Juli 2024, untuk menguatkan gerakan Kawal TPS (Tempat Pemungutan Suara) saat coblosan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Ada tiga pembicara yang dihadirkan. Mereka adalah Ilham Saputra, mantan ketua KPU RI; Muhammad Jufri, mantan ketua Bawaslu Jakarta; dan Andi Syahputra, Kepala Pokja Kawal TPS. Bimtek membahas bagaimana mengamankan dan mengawal suara Anies Baswedan dari tempat pengumpulan suara (TPS) hingga pada penghitungan suara final. 

Ilham mengatakan, pilkada serentak yang akan diadakan pada 27 November 2024 memiliki regulasi yang berbeda jika dibandingkan dengan pilkada serentak yang mengantarkan Anies Baswedan menjadi gubernur pada 2017 silam. Mulai dari regulasi tentang pencalonan perseorangan, verifikasi administrasi, hingga terkait bakal calon kepala daerah dari mantan terpidana.

Baca juga : Harimau Malaya Waspadai Semua Skuad Garuda Muda

Jufri mengatakan, pengawasan pemilihan penting untuk legitimasi hasil pilkada. Ada delapan poin tugas dan wewenangan pengawas pemilihan. Antara lain menerima laporan dugaan pelanggaran, menyampaikan temuan dan laporan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), hingga mengawasi tindak lanjut rekomendasi.

Jufri mengatakan, para relawan yang ingin mengawal suara Anies Baswedan harus mengawasi secara ketat pelaksanaan pilkada agar tidak terjadi pelanggaran pilkada. Untuk ditetapkan sebagai temuan, laporan pelanggaran harus memenuhi empat syarat. Yakni identitas penemu, tidak melebihi batas waktu, identitas pelaku, dan uraian kejadian. 

Adsense

"Dari empat syarat tersebut kita bisa menetapkan bahwa satu informasi tersebut temuan atau bukan. Selanjutnya temuan akan diproses," kata Jufri.

Baca juga : BPKH Tunjuk UUS Bank DKI Sebagai Bank Pengelola Keuangan Haji

Jufri mengatakan ada tiga kategori pelanggaran di pilkada. Yakni, pelanggaran terstruktur sistematis dan masif, pelanggaran pidana, dan pelanggaran kode etik. "Masing-masing memiliki kriteria yang ketat dengan konsekuensi terhadap para pelaku dan penyelenggaraan pilkada," kata Jufri. 

Andi mengatakan, gerakan kawal TPS adalah gerakan orang-orang yang mendapat surat mandat dari tim kampanye pasangan calon gubernur Anies Baswedan yang berdomisili di TPS tempat tinggal dan mempunyai tugas untuk melakukan pengawasan. Tugas mereka untuk memastikan jalannya proses pemungutan dan perhitungan suara di tempat pemungutan suara, Kelurahan, hingga Kecamatan. “Kita harus pastikan bahwa semua proses tersebut berlangsung secara baik dan benar,” katanya.

Andi mengatakan, pihaknya memiliki kriteria tersendiri dalam memilih anggota Kawal TPS. “Selain berdomisili di lokasi TPS berada, mereka harus mengikuti bimtek yang diselenggarakan oleh Tim Pemenangan Anies Baswedan dan mempunyai surat mandat/kartu tanda pengenal,” kata Andi. 

Baca juga : Waspada Potensi Serangan Fisik Dan Siber Di Daerah

Kawal TPS tidak mulai bekerja pada hari-H pencoblosan. Melainkan H-7. “Hal ini dilakukan untuk melakukan pemantauan terhadap praktik money politic, serangan fajar,  pemantauan terhadap kinerja petugas TPS/KPPS hingga membuat laporan berita acara proses pemungutan dan perhitungan suara berlangsung,” kata Andi.

Andi menargetkan, setiap TPS akan digawangi oleh 2-4 relawan aktif yang didukung dengan 10-20 relawan tidak aktif. “Aktif dalam pengertian ini adalah melakukan pemantauan dan pelaporan selama proses pemungutan dan perhitungan suara berlangsung,” katanya.

Andi yakin Kawal TPS bakal solid mengawal suara Anies Baswedan. “Soliditas dan kolaborasi di antara simpul-simpul relawan Anies Baswedan telah terbentuk dalam rangka menyambut kemenangan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta periode 2024-2029. Hal ini memberi makna bahwa kemenangan mesti diperoleh dengan cara melakukan pengamanan atas suara-suara yang masuk di TPS hingga akhir,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense