RM.id Rakyat Merdeka - Sosok inisial ‘S’ yang disebut bakal menjadi pendamping Ridwan Kamil (RK) di Pilgub Jakarta, terus jadi bahan tebak-tebakan. Ada yang bilang, inisial S itu adalah Suswono, politisi PKS yang pernah menjadi Menteri Pertanian periode 2009-2014 di era Pemerintahan SBY. Nama Suswono mencuat setelah PKS dikabarkan merapat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Wacana PKS bakal gabung KIM mencuat usai pertemuan antara Majelis Syuro PKS. Rapat digelar Sabtu (10/8/2024) di Kantor DPP PKS, Jakarta itu khusus membahas perubahan arah koalisi di Pilkada Jakarta.
PKS yang sebelumnya telah deklarasi mendukung Anies Baswedan, merasa tidak menemui titik terang. Karena setelah 40 hari deklarasi atau tepatnya sampai 4 Agustus 2024, Anies tidak berhasil mencari mitra koalisi untuk maju di Pilgub Jakarta. Majelis Syuro akhirnya rapat kembali dan memutuskan untuk membuka komunikasi dengan KIM dan Ketua Umum Partai Gerindra, sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Baca juga : Pilgub Jabar, Demul-Babah Alun Semakin Menguat
“Saya kira pertama, bahwa pimpinan PKS telah berkomunikasi dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia terpilih pada Pilpres 2024,” kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu konferensi persnya.
Syaikhu menegaskan, hubungan PKS dengan Prabowo bukanlah sebentar. Kata dia, sudah sejak lama, PKS selalu bersama Prabowo. “Hubungan PKS dengan Pak Prabowo Subianto ini sudah terjalin sejak Pilpres 2019, bahkan di Pilpres sebelumnya tahun 2014,” sambung mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu.
Selain itu, Syaikhu bilang, dalam musyawarah Majelis Syuro PKS turut dibahas berbagai situasi. Baik situasi kebangsaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maupun situasi dunia yang memang berkembang cepat. Makanya, jelang HUT RI ke-79 ini, Indonesia perlu mengantisipasi dan berpartisipasi lebih besar lagi di masa-masa yang akan datang. Tujuannya agar tercipta tata dunia baru yang lebih adil dan damai.
Baca juga : Di Sumut, Banteng Jalan Sendirian
“Untuk itu Majelis Syuro PKS mengamanatkan kepada partai untuk terus menjalin komunikasi. Terutama kepada para tokoh-tokoh keumatan,” papar dia.
Di kesempatan sama, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengaku partainya mulai mengambil ancang-ancang opsi kedua untuk bekerja sama dengan KIM. Opsi kedua itu, yakni meninggalkan Anies dan menjalin komunikasi dengan KIM yang telah mengusung RK sebagai cagubnya.
Dalam opsi kedua ini, PKS tetap mengajukan syarat kepada KIM. Yakni, kader PKS menjadi pendamping RK di Jakarta. Alasannya, PKS merupakan partai peraih suara terbanyak di DPRD Jakarta.
Baca juga : Menteri LHK: Mari Bergandeng Tangan Jaga Lingkungan Hidup
Benarkah Suswono yang diajukan PKS?
Kholid tak membantah saat ditanya soal Suswono menjadi pendamping RK. Namun, pihaknya tak ingin buru-buru mengumumkan nama kader PKS yang bakal diduetkan dengan RK.
“Tanya Pak Airlangga (Ketum Golkar). Pak Airlangga yang bocorin. Tanya aja Pak Airlangga. Nanti PKS ada waktunya untuk menyampaikan,” kata Kholid di DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2024).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.