BREAKING NEWS
 

Survei Pilgub

RK-Pram Masih Ketat, Khofifah Ungguli Risma, Luthfi Kalahkan Andika

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Kamis, 31 Oktober 2024 08:05 WIB
Peneliti senior LSI Denny JA, Sunarto (kiri) didampingi moderator Ikrama Masloman saat memaparkan temuan dan analisis Survei Nasional bertajuk Siapa Menang Pilgub Jakarta, Jateng dan Jatim? PDIP Vs KIM Plus di Jakarta, Rabu (30/10/24). (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
Debat Perdana Pilgub Jateng

Untuk pertama kalinya, dua Paslon Cagub-cawagub Jateng menjalani debat pada perdana. Acara debat digelar di Ma­rina Convention Center, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/10/2024) malam. Tema debat adalah "Tata Kelola Peme­rintahan: Kepemimpinan dan Reformasi Birokrasi Menuju Jawa Tengah dengan Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel".

Paslon nomor 1 Andika Perkasa-Hendardi tampil dengan seragam berbeda. Andika memakai kemeja army warna hijau, sedangkan Hendardi kemeja merah khas PDIP. Sedangkan Paslon nomor 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin kom­pak mengenakan kemeja warna biru tua.

Baca juga : Perkuat Fundamental Kinerja, BRI Cetak Laba Rp45,36 Triliun

Selama debat berlangsung, nyaris tak ada saling serang antar masing-masing Paslon. Mulai dari sesi per­tanyaan panelis, hingga sesi tanya ajab antar Paslon, baik Andika-Hendi maupun Luthfi-Yasin lebih banyak saling memuji dan memaparkan pro­gram masing-masing.

Dalam paparannya, Andika me­nyoroti soal indeks demokrasi dan kepercayaan publik di Jateng yang menurun. Mantan Panglima TNI ini berjanji, jika diberi mandat jadi orang nomor satu di Jateng, bakal memper­baiki sektor tersebut.

Sementara Luthfi menyampaikan berbagai program untuk membawa Jateng menghadapi Indonesia Emas 2045. Beberapa kali, eks Kapolda Jateng ini menyinggung kepemimpinan Presiden RI ke-7 yang dianggapnya ngopeni atau menjaga rakyat.

Baca juga : Prestasi Kepolisian Kita Diakui Negeri Tetangga

"Ngopeni seperti yang dilakukan Pak Jokowi. Ngelakoni itu bisa menyelesaikan permasalahan masya­rakat, di tengah-tengah masyarakat sebagaimana Pak Prabowo,” ujarnya.

Debat agak menarik ketika memasuki sesi antar cawagub. Saat itu, moderator membacakan pertanyaan panelis soal cara mencegah pungli di birokrasi. Jawaban Gus Yasin lebih kepada kepemimpinan yang menjadi tauladan bagi anak buahnya.

Menanggapi jawaban Gus Yasin, Hendardi lantas menyindir soal tun­jangan atau tambahan penghasilan pegawai (TPP). Kata dia, sebelum jadi Wali Kota Semarang, banyak ASN yang ingin pindah ke Pemprov. Namun, kondisi ini berbalik ketika Hendardi menjadi Wali Kota Sema­rang. Karena TPP Kota Semarang lebih besar dari Pemprov Jateng.

Baca juga : Surya Paloh Tolak Jabatan Wantimpres

"Ngomong jangan pungli, jangan korupsi, tapi dia mau bekerja sehari-hari saja dia harus ngutang sama tetangganya. Monggo, Gus, kira-kira pandangannya gimana, ayo," kata Hendi.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 31 Oktober 2024 dengan judul Survei Pilgub, RK-Pram Masih Ketat, Khofifah Ungguli Risma, Luthfi Kalahkan Andika

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense