RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menargetkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar sebanyak 75 persen. Salah satu caranya dengan menggelar acara “touring demokrasi” yang berlangsung dari 3-16 November 2024.
“Kami telah melakukan touring demokrasi ke 27 kabupaten/kota se-Jabar menggunakan sepeda motor untuk sosialisasi masyarakat terkait Pilkada Jabar,” ujar Anggota KPU Jabar Hedi Ardia dalam keterangannya, Senin (18/11/2024).
Hedi menjelaskan, touring ini melewati dua jalur. Yakni, rute Timur yang dimulai dari Kabupaten Pangandaran, dengan titik start Morgan Caffe. Sedangkan rute Barat dimulai dari Depok, dengan titik start Stadion Universitas Indonesia (UI).
“Kedua rute tersebut akan berakhir di Kota Bandung,” ujarnya.
Untuk peserta acara touring demokrasi, kata dia, berasal dari perwakilan KPU provinsi dan jajaran KPU kabupaten/kota hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta masyarakat umum yang diundang untuk berpartisipasi
Hedi menjelaskan, tujuan kegiatan touring demokrasi untuk menyebarkan pesan-pesan adanya pilkada yang akan digelar di 27 kabupaten/kota di Jabar. Terutama, untuk sosialisasi daerah-daerah pelosok di Jawa Barat yang minim sosialisasi.
Baca juga : Senator Mau Bikin Pansus
Dalam kegiatan ini, kata Hedi, selalu singgah di setiap kabupaten/kota untuk melakukan berbagai macam kegiatan. Terutama, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat atau pun komunitas tertentu terkait pentingnya menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan pada 27 November 2024.
Di setiap kabupaten/kota, lanjut Hedi, KPU selalu menyajikan kegiatan berbeda sesuai dengan tema yang diusung. Di antaranya, pertunjukan wayang golek, istighosah, kuliner, serta berbagai acara lain yang disesuaikan dengan karakteristik daerah yang dilintasi.
“Kami berharap touring demokrasi ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih dalam berdampak positif,” katanya.
Hedi mengatakan, Jabar merupakan daerah dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak se-Indonesia yakni 35,9 juta pemilih. Rinciannya, 18.040.853 pemilih laki-laki dan 17.885.107 pemilih perempuan, tersebar di 5.957 desa dan 627 kecamatan dengan total 73.862 TPS.
“Kita harus turun langsung ke pelosok-pelosok, agar informasi dan edukasi bisa disampaikan langsung kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, Hedi mengaku puas dengan penyelenggaraan debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar yang digelar di Satu Hotel di Cirebon pada Sabtu (16/11/2024).
Baca juga : DKI Bentuk Satgas Cegah Kasus Kekerasan Seksual
“Kalaupun ada kekurangan itu teknis dan tidak signifikan,” klaim dia.
Hedi mengklaim, evaluasi yang dilakukan setelah debat pertama berhasil diaplikasikan dengan baik pada debat kedua. Salah satunya, terkait penambahan durasi waktu untuk para pasangan calon (paslon) menjawab pertanyaan atau memberikan tanggapan.
“Awalnya 45 detik, kita tambah jadi 60 detik. Alhamdulillah pas. Seluruhnya (waktu debat) hampir 180 menit,” ucapnya.
Dia mengatakan, debat kedua mendapatkan respons positif dari berbagai pihak. Dia berharap, pada debat ketiga bisa lebih baik lagi dengan berbagai inovasi yang direncanakan, terutama di segmen empat dan lima.
“Nanti seperti apa persisnya akan didiskusikan dulu oleh tim perumus,” ujar Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat ini.
Diketahui, debat ketiga direncanakan akan digelar di Bogor pada Sabtu (23/11/2024).
Baca juga : Indonesia Vs Arab Saudi, Tim Garuda Wajib Menang
Namun, menurut Hedi, ada yang monoton dalam debat kedua pada segmen dua dan tiga, kemudian diulangi lagi pada segmen empat dan lima. Dia memaklumi hal itu karena memang temanya masih sama.
“Ada rencana untuk mempertimbangkan pertanyaan yang lebih bervariasi dan tidak terduga, sehingga bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
“Kami memberikan kebebasan pada paslon untuk menyusun pertanyaan, agar diskusi tidak terkesan monoton,” sambung Hedi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.