RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Jakarta, Achmad Azran, mengusulkan kepada pemerintah untuk membentuk Kementerian Haji. Usulan ini disampaikan menyusul sejumlah temuan yang didapatnya saat melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Menurut Bang Azran, yang juga anggota tim MonEv Haji Kementerian Agama, Kementerian Haji akan mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi dalam pelaksanaan haji.
Terlebih lagi, sambungnya, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan sejumlah peraturan baru dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Baca juga : Kapolri Bentuk Satgassus Dampingi Kementerian Tingkatkan Penerimaan Negara
"Melihat kondisi pelaksanaan haji 2025 dengan sistem dan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang baru diberlakukan, Indonesia perlu membentuk Kementerian Haji sebagai lembaga khusus yang menangani penyelenggaraan ibadah haji. Karena, terlepas kebaikan atau kekurangan nya, kebijakan haji dari pemerintah Arab Saudi tentu akan berdampak pada jamaah kita. Jadi koordinasinya sangat berwibawa, pihak kerajaan pun terhormat berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah kita dalam hal ini Kementerian," katanya, Jumat (13/6/2025).
Pria asli Betawi tulen ini menjelaskan jika ia mendapat sejumlah temuan saat pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, Mina (Armina) yang menjadi dasar usulan membentuk Kementerian Haji.
"Sejumlah temuan di Armina menjadi dasar bagi saya mengusulkan pembentukan Kementerian Haji. Temuan itu di antaranya keterlambatan pendistribusian makanan, keterlambatan penjemputan, pelayanan kepada lansia, dan lainnya, saya sambil beribadah terus memantau lapangan bahkan saya berkoordinasi dengan para jemaah, jangan sampai kondisi mereka tidak terurus, "terangnya.
Baca juga : Baguna PDIP Jakarta Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Kapuk Muara
Lebih lanjut pria yang juga sebagai penasehat DPP Forkkabi mengatakan saat ini proses revisi UU Haji akan dibahas di DPR.
"Saya berharap hasil pembahasan melahirkan keputusan yang sesuai dengan harapan masyarakat dalam peningkatan kualitas pelayanan haji lebih baik. Karena ini rukun Islam ke lima, jadi tidak main-main. Harus diurus dengan baik dan amanah," harapnya.
Sekadar informasi, sebelum menjadi senator, Achmad Azran dikenal sebagai pengusaha. Ia pernah bekerja sebagai staf legal sampai akhirnya punya perusahaan sendiri. Selain itu, Bang Azran juga dikenal aktif berorganisasi di masa mudanya.
Baca juga : Banyak Anak Jakarta Putus Sekolah, DPRD Dorong Perda Pendidikan Segera Disahkan
Ia terlibat aktif dalam sejumlah organisasi seperti Karang Taruna, jadi ketua Remaja Masjid, bahkan sempat jadi pengurus partai.Ormas Betawi pun sangat dekat dengan Bang Azran. Ini karena pria yang ramah ini merupakan pria asli betawi. Begitu juga kedua orang tua nya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.