BREAKING NEWS
 

Pejabat Harus Baik Alamiah

Reporter & Editor :
BUDI RAHMAN HAKIM
Jumat, 24 Januari 2025 05:20 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Segala yang dilakukan para politisi, para pejabat, dan juga keluarga pejabat, akan selalu menjadi sorotan publik. Apalagi hal-hal yang buruk. Segala yang diucapkan, yang dilakukan--sengaja atau tidak, penuh kesadaran atau di luar kesadaran--akan direkam baik oleh publik. Di era digital ini, dalam hitungan detik, rekaman itu bisa meluas dengan cepat.

Jejak-jejak digital memang luar biasa. Semua bisa dilacak dengan mudah. Oleh karenanya, semua pihak, terutama para pejabat dan keluarganya, wajib hati-hati dalam mengucap dalam bertindak. Sebuah video amatir bisa menjadi masalah besar. Apalagi jika sudah viral, bahaya.

Dulu, aktivitas pejabat dan para keluarganya hanya terekam oleh wartawan kamera, yang jumlahnya sangat terbatas. Sekarang, jutaan kamera hadir. Siapa saja bisa merekam. Bukan hanya acara-acara resmi, melaikan juga di acara-acara internal dan sangat pribadi.

Baca juga : Masih Kecanduan Barang Impor

Semua rekaman itu mengalir tanpa editan dan tanpa sensoran. Saat hasil rekaman dan jepretan yang berisi kesalahan seseorang diunggah ke media sosial dan viral, ramailah. Kritikan, hujatan, dan cemoohan akan langsung menyerbu bagai ribuan anak panah dalam perang.

Adsense

Saat ini, dunia semakin terbuka. Para pejabat publik, tokoh publik, telanjang di mata publik. Tidak mudah berjaga citra. Politisi yang masih jaim bisa habis terbabat. Oleh karenanya, mereka wajib siaga dan hati-hati.

Dengan kondisi ini, tentu jawabannya bukan harus menjadi tokoh publik atau pejabat yang jago merekayasa dengan berpura-pura baik dalam segala hal. Tapi harus bisa menjadi seorang benar-benar baik secara alamiah, yang apa adanya.

Baca juga : Guncangan Ekonomi & Target Tumbuh 8 Persen

Publik menyukai tokoh yang bersahaja, apa adanya. Tutur katanya terjaga, baik di tempat umum maupun di lingkungan pribadi. Sifatnya, etikanya, wataknya, tetap baik di saat apa pun.

Tidak mudah memang menjadi figur yang mengalir alami. Sebab, jumlah yang punya akhlak baik masih sedikit. Tapi, harus dicoba. Harus mau berubah karena zaman sudah berubah. Harus mengerti sandi-sandi komunikasi dengan seluruh jaringan media publik.

Di era sekarang, jumlah influencer dan endorser tumbuh begitu cepat. Banyak tokoh yang lahir karena memiliki jutaaan subscriber YouTube atau jutaan followers di Instagram, X, dan Facebook dan Instagram. Berbaik-baik sama mereka dengan menunjukkan perilaku yang baik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense