RM.id Rakyat Merdeka - Saat ini kita masih berada di nuansa Idul Fitri. Momen yang sangat istimewa dan langka. Idul Fitri hanya datang setahun sekali. Dalam tradisi masyarakat Indonesia, momen ini digunakan untuk bermaaf-maafan dengan semua pihak. Sanak, saudara, teman, kerabat, tetangga, kolega, atau bahkan antara pihak-pihak yang sebelumnya berselisih paham, renggang, sampai bermusuhan.
Momen ini selayaknya dimanfaatkan betul-betul oleh semua pihak, termasuk para elite politik. Di momen Lebaran ini, jangan lagi ada kerenggangan. Lupakan semua perselisihan yang selama ini terjadi. Gunakan momen Lebaran ini untuk bersilaturahmi, bermaaf-maafan, dan merekatkan persaudaraan.
Baca juga : Menunggu Rupiah Menjadi Gagah
Dalam dua tahun terakhir, peta politik agak berubah. Yang tadinya berkuasa, kini berada di luar pemerintahan. Yang tadinya berhubungan lengket, kini renggang dan bermusuhan. Sebaliknya, yang tadinya jauh, kini menjadi dekat dan bersahabat.
Di tengah perubahan ini, perseteruan lama pudar. Namun, perseteruan baru muncul. Aktornya berbeda, tapi efek perpecahannya masih sama. Sampai saat ini, sisa-sisa perselisihan di Pemilu dan Pilpres 2024 masih terasa.
Nuansa Ramadan lalu mampu mereduksi hawa panas politik. Namun, perseteruan yang ada belum benar-benar hilang. Kita berharap, di Idul Fitri ini, segala hawa-hawa negatif yang tersisa bisa lenyap, digantikan dengan persahabatan dan persaudaraan yang lekat.
Saat ini, Idul Fitri sudah berjalan selama sepekan. Silaturahmi antara elite politik yang terjadi baru sebatas internal koalisi. Untuk eksternalnya, belum terwujud. Ada saja ganjalan yang “menghalangi” silaturahmi atau halal bihalal tersebut.
Baca juga : Harga Pangan Naik Turun
Di sisa waktu yang ada, semoga saja silaturahmi antara seteru politik itu bisa terwujud. Sebab, jika di Lebaran saja elite tetap tak mau bermaaf-maafan, akan dilakukan kapan lagi. Akan menunggu momen seperti apa lagi.
Untuk itu, sudahlah turunkan ego masing-masing. Pemilu sudah berlalu setahun lebih. Ayo move on. Ayo saling rangkul, saling bergandengan tangan. Persatuan para elite ini sangat penting. Sebab, tantangan yang dihadapi bangsa ini kian berat. Semoga di momen Lebaran ini, yang hanya ada satu tahun sekali, bisa dimanfaatkan dengan baik untuk bermaafan oleh para elite politik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.