BREAKING NEWS
 

Jangan Kurangi Subsidi-Bansos

Reporter & Editor :
KIKI ISWARA DARMAYANA
Sabtu, 30 Mei 2026 06:24 WIB
KIKI ISWARA DARMAYANA

RM.id  Rakyat Merdeka - Memburuknya ekonomi global tiga bulan terakhir, secara langsung telah menekan ekonomi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Akibatnya, nilai tukar rupiah terus melemah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia merosot.

Meski fundamental ekonomi negeri ini cukup kuat, tapi bila ditekan terus-menerus oleh harga minyak yang tinggi dan kita tak menerapkan kebijakan fiskal dan moneter yang jitu, ekonomi kelas menengah dan kelas bawah bisa terpuruk.

Oleh karena itu, kita berharap, evaluasi kebijakan fiskal dan moneter segera dilakukan agar rupiah kembali menguat dan bursa saham kembali bergairah.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Sabtu 23 Mei, Cek di Lokasinya

Kita juga berharap, ke depan ini kebijakan fiskal negeri ini lebih berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat kelas bawah. Artinya, anggaran subsidi untuk menjaga orang-orang di lapisan bawah agar tetap bisa makan, bisa menyekolahkan anak dan bisa berobat ke puskesmas, sedikit pun tak dikurangi.

Pada saat tekanan terhadap ekonomi negeri ini meningkat, subsidi BBM, subsidi pupuk dan beasiswa untuk siswa dari keluarga tidak mampu justru mesti ditambah, bukan dikurangi.

Adsense

Revisi alokasi anggaran mesti dilakukan. Porsi anggaran untuk menjaga ekonomi rakyat kecil dan rakyat miskin mesti dinaikkan 30 persen. Ini penting supaya jangkauan pemberian subsidi dan bansos bisa diperluas.

Baca juga : Stimulus Khusus Kelas Bawah

Kita berharap, semua orang bisa makan, 75 persen angkatan kerja baru bisa dapat pekerjaan, PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massal bisa dicegah dan pembukaan proyek padat karya baru bisa diperbanyak dan dipercepat.

Para petinggi negeri ini, baik para Menko, menteri maupun pimpinan DPR mesti sepakat mengalihkan anggaran dari hal-hal yang tak terlalu mendesak ke program perbaikan taraf hidup rakyat kecil dan rakyat miskin.

Pada saat tekanan terhadap ekonomi negeri ini makin besar, makin keras dan makin berat, rakyat di lapisan bawah tak boleh ikut tertekan. Rakyat kecil tetap harus punya uang, meski pas-pasan. Bisa membeli sembako murah. Sedangkan untuk orang-orang di lapisan paling bawah yang sudah tidak punya uang lagi, pemerintah mesti memberikan bansos sembako dan bansos tunai.

Baca juga : Tambah Anggaran Untuk Rakyat Kecil

Sekali lagi, kita berharap, pemerintah dan para petinggi negeri ini fokus menyelamatkan ekonomi rakyat kecil dari kemungkinan meningkatnya tekanan ekonomi global terhadap ekonomi nasional.

Kalau para petinggi negeri ini juga terus menjaga rupiah di level yang wajar dan rasional plus menjaga fiskal yang sehat dan pro rakyat kecil, kepercayaan terhadap mata uang Garuda dan bursa saham dipastikan meningkat lagi.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 30 Mei 2026 dengan judul "Jangan Kurangi Subsidi-Bansos"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense