RM.id Rakyat Merdeka - Semua anak Indonesia harus sekolah. Semua anak dari keluarga tidak mampu mesti bisa mengenyam pendidikan yang baik, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas secara gratis.
Kita berharap tak ada lagi siswa dari keluarga tidak mampu, terpaksa putus sekolah karena tidak bisa membayar uang pangkal, iuran tahunan atau uang sekolah.
Untuk itu, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota dan kabupaten mesti merevisi kembali skala prioritas anggaran pendidikan.
Baca juga : Segera Kucurkan Bansos Tunai
Porsi anggaran untuk membantu siswa dari keluarga miskin dan sangat miskin mesti diperbesar. Kalau perlu dinaikkan dua kali lipat, sehingga makin banyak siswa dari keluarga tidak mampu, bisa masuk sekolah swasta secara gratis.
Untuk itu, kita berharap pada tahun ajaran baru 2026/2027 ini, 70 persen siswa dari keluarga tidak mampu bisa bebas uang pangkal masuk sekolah swasta dari tingkat SD hingga SMA/SMK.
Kita berharap, para gubernur, wali kota dan bupati bersama-sama pimpinan DPRD putar otak, mencari solusi bagaimana caranya mengalokasikan dana untuk sekolah swasta, sehingga bisa sebanyak mungkin menerima siswa tidak mampu tanpa menarik biaya apa pun.
Baca juga : Stimulus Untuk Menengah Bawah
Kita juga berharap, para menteri, wakil menteri, kepala daerah, anggota DPR dan DPRD memotori pemberian beasiswa penuh untuk siswa dari keluarga tidak mampu yang sekolah di sekolah swasta.
Sudah saatnya pula, perusahaan besar swasta, yang memiliki yayasan pengelola sekolah memberikan beasiswa penuh untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang tidak diterima di sekolah negeri.
Supaya makin banyak siswa dari keluarga tidak mampu, bisa sekolah di sekolah swasta, kita berharap, ada subsidi silang dari orang tua siswa dari keluarga mampu.
Baca juga : Jangan Kurangi Subsidi-Bansos
Kita juga berharap, kegiatan seremonial di pusat dan daerah bisa dikurangi dan dana hasil efisiensi dari kegiatan yang tak terlalu mendesak itu, bisa dialihkan untuk beasiswa bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Sekali lagi kita berharap untuk tahun ajaran 2026/2027 ini, 70 persen siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak diterima di sekolah negeri bisa masuk sekolah swasta secara gratis. Kuncinya, semua pihak mesti bergotong royong menggalang dana agar makin banyak anak-anak dari keluarga miskin bisa memperoleh beasiswa penuh.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 27 Juni 2026 dengan judul "Mungkinkah Sekolah 100 Persen Gratis?"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.