Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Musim kemarau tahun ini diramalkan jauh lebih panas, lebih kering dan lebih panjang dari tahun 2025 lalu. Beberapa daerah di Pantai Utara Jawa terancam kekeringan. Sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur juga bakal lebih kering.
Sebagian besar wilayah Sumatera bagian Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur diprediksi lebih panas dan lebih kering.
Untuk itu, kemungkinan terjadinya kekeringan di areal persawahan dan perkebunan mesti diantisipasi dengan gerakan pompanisasi.
Baca juga : Jangan Sakiti Rakyat Bawah
Ini penting untuk mencegah gagal panen dan merosotnya produksi perkebunan. Terutama sawit, karet, kakao dan kopi.
Kita juga berharap, aparat Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, TNI, Polri dan aparat Pemda turun ke lapangan untuk mencegah kemungkinan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.
Kegiatan sosialisasi kepada masyakarat desa sekitar hutan mengenai bahaya kebakaran hutan harus terus dilakukan. Sehingga begitu muncul tanda tanda ada api di sekitar hutan, bisa segera dipadamkan oleh masyarakat setempat bersama-sama aparat desa, kecamatan, TNI dan Polri.
Baca juga : Masuki Kemarau Jaga Stok Pangan
Kita juga berharap, pemerintah menambah lagi pompa air untuk desa-desa di sekitar hutan. Ini penting agar warga bisa cepat bergerak memadamkan api apabila terjadi kebakaran lahan dan hutan.
Untuk daerah-daerah yang terancam kekeringan ekstrem, selain menambah jumlah pompa air, pemerintah juga mesti menyiapkan mobil tanki air bersih untuk memasok air bersih dari sumber air yang ada di wilayah terdekat.
Kita juga berharap, dunia usaha ikut menyiapkan mobil tanki air bersih, sehingga masyarakat yang terdampak bencana kekeringan tetap punya air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Baca juga : Gotong Royong Hadapi Krisis
Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di lapisan bawah di wilayah terdampak langsung kekeringan ekstrem, kita berharap Pemda, BUMN dan dunia usaha bersama-sama membantu mengadakan air minum untuk rakyat.
Kini saatnya, pemerintah kembali meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk hemat air. Sehingga dalam musim kemarau mendatang ini, yang bakal lebih panas dan lebih kering, masyarakat tetap punya air bersih dan air minum.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.