Sebelumnya
Hal senada dikatakan Apriyani Rahayu.”Alhamdulillah bisa juara di Singapura Terbuka. Dari awal, saya dan Fadia memang memiliki tekad yang sama. Yaitu setiap tampil itu ingin jadi juara,” tambahnya.
Menurut Apri, gelar tersebut dipersembahkan untuk PBSI, Pelatih. Keluarga dan masyarakat Indonesia. “Tanpa dukungan dan doanya, belum tentu kami bisa juara,” katanya.
Baca juga : Amankan Tiket Final, Apriyani/Fadia Sikat Wakil Thailand
Menanggapi gelar ganda ketiganya, pelatih Eng Hian mengatakan Spri/Fadia memang layak juara. “Bersyukur, Apri/ Fadia bisa main baik dan juara. Dari awal, memang Apri/Fadia mengambil inisiatif menyerang dulu. Mereka memegang kendali permainan terus,”ujarnya.
Ke depan, mereka tetap harus lebih dipersiapkan lagi. Apalagi begitu banyak kejuaraan-kejuaraan besar menanti. Sebagai pasangan yang tengah naik performanya, tentu bakal lebih diwaspadai dan dimonitor lawan-lawan.
Baca juga : Amankan Tiket Semifinal, Apri/Fadia Sikat Wakil Jepang
Di sektor ganda putra Leo Rolly/ Daniel Marthin berhasil membuat kejutan dengan menundukkan pasangan sesama pelatnas, Fajar Alfian/Rio Ardianto.
Dengan susah payah Leo Rolly/ Daniel Marthin mampu memenangi laga dalam tiga gim dengan skor 9-21, 21-14, dan 21-16.
Baca juga : Bantai Andalan Amerika, Gregoria Melaju Babak Kedua
Bagi pasangan tersebut Gelar juara turnamen Super 500 itu, merupakan gelar Super Series BWF pertama yang diraih Leo/ Daniel di level senior. Namun, ini adalah kali kedua mereka juara tahun ini usai menyabet medali emas di nomor perorangan SEA Games 2021. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.