BREAKING NEWS
 

Kejuaraan Dunia Wushu Junior, Indonesia Catat Sejarah Hadirkan Peserta Terbanyak

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Sabtu, 26 November 2022 12:46 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia Airlangga Hartarto (kanan). (Foto: PB WI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Meski Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII yang dijadwalkan digelar di ICE BSD Tangerang pada 5-11 Desember 2022 belum berlangsung, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto telah menunjukkan hasil kinerjanya. Indonesia telah tercatat dalam sejarah dengan jumlah negara peserta terbanyak yang tampil dalam kalender event Federasi Wushu Internasional (IWUF).

Saat ini, tercatat sebanyak 61 negara sudah menyatakan konfirmasi akan mengirimkan atletnya untuk berlaga di Kejuaraan Wushu Dunia Junior VIII/2022. Jumlah negara yang hadir ini merupakan yang terbesar dari pelaksanaan Kejuaraan Dunia Wushu Junior sebelumnya.

"Saat ini sudah tercatat 61 negara yang telah menyatakan konfirmasi akan mengirimkan atletnya ke Indonesia. Jumlah negara yang ikut merupakan yang terbesar dari tujuh pelaksanaan Kejuaraan Dunia Wushu Junior sebelumnya yang hanya mencapai 40 negara," kata Direktur Eksekutif Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022 Gunawan Tjokro, di Jakarta, Jumat (25/11).

Baca juga : Pasca KTT G20, Indonesia Jaga Perekonomian Tetap Kondusif

Awalnya, kata Gunawan Tjokro, PB WI menargetkan 70 negara yang akan hadir. Namun, 9 negara membatalkan hadir karena masalah tingginya harga tiket pesawat.

Adsense

"Memang ada 9 negara yang membatalkan kehadiran. Tetapi, itu tidak mempengaruhi kesuksesan yang dicapai pantia. Karena, Indonesia telah tercatat dalam sejarah wushu menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior dengan jumlah negara peserta paling banyak," terangnya.

Data yang diterima tercatat sekitar 770 peserta dari 61 negara terdiri dari 435 atet dan 335 offisial. Kontingen negara yang jumlah terbesar berasal dari Hong Kong (37), Indonesia (35), Iran (35), Vetnam (34), Selandia Baru (32), Kanada (29), Mesir (26), India (26), Korea (24), dan Malaysia (22).

Baca juga : PKB Bertahan, Tak Mau Cerai

Sedangkan China, yang merupakan negara asal beladiri wushu, mengirimkan 12 atlet dengan 8 offisial. "Keikutsertaan China dalam kejuaraan dunia itu sudah luar biasa. Karena, China tidak pernah mengirimkan atletnya pada event internasional sejak pandemi Covid-19," jelas Gunawan.

Ketua Pengprov WI DKI Jakarta ini juga memastikan persiapan untuk menggelar kejuaraan dunia sudah hampir mencapai 100 persen. Begitu juga dengan hotel-hotel yang akan menampung peserta dari luar negeri.

"Indonesia siap menggelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022. Dan, kita akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta," tegasnya.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense