RM.id Rakyat Merdeka - Timnas Belanda akan bertemu Turki pada babak perempat final Euro 2024 di Olympiastadion, dini hari nanti. The Orange punya sejarah buruk, yaitu sudah dua dasawarsa gagal masuk semifinal Euro. Tentu ini menjadi alarm buat pasukan Ronald Koeman.
Pemenang duel ini berhak mendapatkan tiket lolos semifinal dan mereka akan menghadapi pemenangan antara Inggris dan Swiss. Baik The Orange maupun The Crescent-Stars, sudah lama tidak bisa mencicipi babak 4 besar. Karenanya, duel 8 besar ini bakal sengit.
Belanda merupakan salah satu negara kekuatan sepak bola Eropa. Tim Negeri Kincir Angin ini pernah juara Euro 1988, juga tiga kali menjadi runner-up Piala Dunia tahun 1974, 1978 dan 2010. Tapi sudah lama Belanda tidak bertaji, terutama jika bicara Piala Eropa.
Untuk masuk semifinal Euro saja Belanda sangat kepayahan. Der Oranje terakhir kali lolos ke semifinal Piala Eropa edisi 2004. Ketika itu, gagal ke final karena dikalahkan tuan rumah Portugal.
Baca juga : Duet Anies-Andika, Puan Bilang Menarik
Empat tahun sebelumnya, Belanda di kandang sendiri juga dikalahkan Italia di semifinal lewat adu penalti yang diwarnai eksekusi ‘cucchiaio’ yang ikonik dari Francesco Totti.
Di Euro 2024, tim asuhan Ronald Koeman itu tampil tidak konsisten di sepanjang babak penyisihan Grup D. Dari tiga laga yang Mereka jalani sebelum akhirnya lolos ke fase knock-out, mereka hanya sekali menang, sekali imbang dan satu kali kalah. Menang 2-1 atas Polandia, seri 0-0 dengan Prancis, dan kalah 2-3 dari Austria.
Statistik itu membuktikan performa mereka terus menurun meski berhasil bangkit di babak 16 besar. Belanda sukses menghantam Rumania 3-0 lewat satu gol Cody Gakpo dan dua gol kemasan Donyell Malen.
Kemenangan itu sukses mengantarkan Belanda lolos ke perempat final melawan Turki. Tapi, perjuangan Belanda nanti diyakini bakal berat. Statistik Turki jauh lebih baik pada babak penyisihan Grup F. Mulai dari mengalahkan Georgia 3-1, kalah 0-3 dari Portugal dan menang 2-1 atas Republik Ceko.
Baca juga : Stok Beras Aman, Harga Terjangkau
Performa apik tim besutan Vincenzo Montella itu kembali teruji dengan keberhasilan mereka menundukkan Austria 2-1 di babak 16 besar. Sepasang gol Merih Demiral, kontribusi assist Arda Guler dan penyelamatan krusial kiper Mert Gunok meloloskan mereka ke 8 besar.
Di atas kertas, Belanda memang difavoritkan menang. Tapi, jika dilihat dari statistik kedua tim, Virgil Van Dijk dan kawan-kawan masih berpotensi menelan kekalahan. Belanda baru akan menang andai mampu konsisten dan kembali menunjukkan permainan bagus seperti saat menyingkirkan Rumania dan kemenangan atas Turki.
Di sisi lain, Turki juga membidik semifinal pertama mereka sejak 2008. Saat itu di Austria-Swiss, Turki bermain apik saat diperkuat Rüştü Reçber, Emre Belözoğlu, Arda Turan, Hamit Altıntop, Nihat Kahveci, dan Semih Şentürk. Nama terakhir mengemas gol pada menit 120+2 saat Turki melawan Kroasia di perempat final dan membawa laga diakhiri dengan adu penalti.
Akan tetapi, saat itu Turki dikalahkan Jerman 3-2 di semifinal. Cerita berkebalikan dengan 8 besar. Jika di perempat final The Crescent-Stars selamat lewat gol menit terakhir, kali ini justru sebaliknya. Turki kandas pada menit akhir oleh gol Philipp Lahm (‘90).
Baca juga : Hacker PDN Baik Hati, Tapi Ngancam...
Kepercayaan diri Belanda dan Turki jelang laga perempat final sangat tinggi. Oranje tampil meyakinkan saat menghajar tim kuda hitam Rumania dengan skor 3-0. Itu kemenangan dengan skor terbesar yang diraih Belanda di Jerman 2024 ini.
“Saya tidak punya kenangan dari Euro 2004, tapi saya ingat soal Euro 2008. Sekarang kami di sini dengan skuad yang ada dan berusaha menciptakan kenangan kami sendiri. Karenanya, kemenangan atas Rumania menjadi hal yang penting,” ujar striker Belanda, Cody Gakpo.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 6 Juli 2024 dengan judul Belanda Vs Turki, The Orange Bertekad Hapus Sejarah Buruk
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.