BREAKING NEWS
 

Grand Prix F1 Belanda 2024, Norris Kuasai Kandang Lawan

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 27 Agustus 2024 06:30 WIB
Pebalap Formula One (F1) dari McLaren, Lando Norris. (Foto : Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pebalap Formula One (F1) dari McLaren, Lando Norris berhasil bangkit dan memenangkan Grand Prix F1 di Sirkuit Zandvoort, Belanda, Minggu (25/8/2024) malam. Norris mengalahkan pebalap Red Bull, Max Verstappen.

Norris cuma butuh 18 lap untuk kembali menyalip Vertap­pen dan kemudian menang telak di kandang lawan.

Padahal, jelang seri itu, Ver­stappen mengincar kemenangan keempat beruntun di kandan­gnya. Sedangkan, Norris yang mengendarai mobil yang dinilai paling kencang saat ini, tengah berupaya mengejar Verstappen di pucuk klasemen.

Niat Verstappen tampaknya akan berjalan mulus di awal balapan. Start dari posisi dua (P2), juara dunia F1 tiga kali itu langsung menyalip Norris yang start paling depan, di Tikungan 1 (T1). Selanjutnya, Verstappen memimpin mulus.

Tapi, dia tak pernah menjauh dari Norris. Selisih waktu mereka tak pernah lebih dari 1,8 detik. Jarak tersebut makin me­nipis saat balapan memasuki lap 17 dari 72 yang direncanakan. Dan benar saja, memasuki lap 18, dengan memanfaatkan DRS, Norris berhasil menyalip Ver­stappen yang tak melakukan perlawanan jelang T1.

Sejak saat itu, balapan sepenuhnya dikuasai Norris. Usai mengambil alih pimpinan lomba, selisih waktunya terus membesar. Mobil kencang, ditambah performa mobil Verstappen yang tidak sebaik di awal musim, mem­buat Norris unggul 22,8 detik saat finish. Selisih jarak terbesar antara juara dengan runner up musim ini.

Baca juga : Nemu Permata Di Australia, Dijual Mahal Di Singapura

Usai balapan, Norris menye­but kemenangannya kali ini sangat menyenangkan. Kendati dia mengakui kalau balapan itu tidak sempurna karena start bu­ruk. Tapi, Norris memuji kecepatan mobilnya. Bahkan, dia menyebut, kecepatannya sangat sulit dipercaya. Karena berhasil menang dengan selisih yang sangat jauh dari Verstappen.

“Sejujurnya, ini balapan cu­kup mudah, sedikit sulit, tapi menyenangkan,” terang Norris.

Norris mengaku, sejak lap 5 merasa bisa memenangkan balap­an. Karena dia berhasil menekan Verstappen dengan cukup baik. Kecepatan Verstappen, sambung­nya, terus menurun sejak lap itu.

“Saya bisa menekan dan me­nyalipnya dengan nyaman,” katanya.

Adsense

Norris memberikan penghor­matan pada para penggemar yang telah menunjukkan du­kungan kepadanya di Zandvoort. Meski trek tersebut sebenarnya “sangat ramah” pada Verstap­pen. Karena selalu memenang­kan lomba sejak F1 kembali ke sirkuit itu pada 2021.

Pebalap Inggris itu mengklaim, mereka memiliki banyak pengge­mar di Belanda. Dia berharap, para penggemarnya itu puas dengan balapan yang tersaji. “Saya sangat berterima kasih,” katanya.

Baca juga : Ria Andrews, Lahirkan Anak Stefan William

Di kesempatan lain, Verstap­pen mengakui, di balapan itu dia “hanya mencoba” untuk finish P2. Pasalnya, mobil McLaren yang dikendarai Norris lebih cepat dari mobilnya. Pada akhirnya, dia hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk menjaga po­sisinya dari kejaran pebalap Ferrari Charles Leclerc yang finish di P3.

“Jelas kami tidak cepat. Saya hanya mencoba terbaik untuk saya sendiri,” katanya.

Kekalahan Verstappen dengan selisih waktu yang sangat jauh, bisa jadi “peringatan darurat” bagi Red Bull. Posisi di puncak klasemen pebalap mungkin masih bisa diamankan Verstap­pen jika tetap tampil konsisten. Saat ini, dia unggul 70 poin dari Norris. Tapi, lain hal dengan klasemen konstruktor. Pasalnya, Red Bull kini hanya unggul 30 poin dari McLaren.

Situasi tersebut tentu tidak menguntungkan bagi Red Bull. Mengingat balapan masih menyisakan delapan seri. Saat McLaren mengalami peningkatan yang sangat baik, Red Bull malah seperti kehilangan performanya.

Peringatan darurat itu juga diutarakan Penasehat Tim Red Bull F1 Helmut Marko. Pria Aus­tria itu mengatakan, timnya harus melakukan sesuatu. Timnya harus memahami mobil dengan lebih baik. Dia bilang, tiap pembaruan yang dilakukan timnya, seharus­nya membawa peningkatan.

Dia bilang, sangat jelas bahwa pembaruan yang dilakukan McLaren pada mobil Norris bekerja dengan sangat baik. Dia bilang, di sanalah letak perbe­daan timnya dengan McLaren.

Baca juga : DPR Berusaha Pulihkan Kepercayaan Rakyat

“Kami juga melakukan pem­baruan, tapi hasil di lapangan tidak sama dengan di simulator,” kata Marko.

Kebangkitan Red Bull akan ditunggu di Grand Prix Italia yang digelar di Sirkuit Mon­za sepanjang akhir pekan ini. Sirkuit itu juga akan jadi bukti bagi McLaren, apakah mereka akan tetap kencang di karakter sirkuit yang berbeda.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 27 Agustus 2024 dengan judul Grand Prix F1 Belanda 2024, Norris Kuasai Kandang Lawan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense