BREAKING NEWS
 

Juara Dunia MotoGP, Jorge Martin Cuma Waspadai Pecco

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Minggu, 6 Oktober 2024 07:58 WIB
Jorge Martin. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembalap MotoGP dari Tim Pramac Ducati, Jorge Martin, kini jadi calon terdepan untuk meraih gelar juara dunia musim 2024. Tapi, pembalap berjuluk The Martinator itu masih memperhitungkan satu pembalap yang akan jadi pesaing terkuatnya.

Siapa lagi kalau bukan sang juara bertahan, Francesco Bagnaia. MotoGP musim 2024 tinggal menyisakan lima seri lagi.

Termasuk Grand Prix (GP) Jepang pekan ini. Martin kini jadi pembalap terdepan dengan memimpin klasemen.

Rider asal Spanyol itu kini memiliki 372 poin. Sedangkan, Pecco-- panggilan karib Francesco Bagnaia, dengan 357 poin. Karena keunggulan tipis itu, Martin menyebut Bagnaia bisa jadi penghalangnya untuk jadi juara dunia.

Baca juga : Lautaro Martinez Nggak Layak Jadi Pemain Terbaik

Dia menilai, peluang pembalap seperti Enea Bastianini dan Marc Marquez untuk bersaing dengan mereka sudah cukup sulit.

“Persaingan saat ini tersisa saya dengan Bagnaia,” ujar Martin, mengutip laman resmi MotoGP, Sabtu (5/10/2024).

Meski telah “menyingkirkan” Bastianini dan Marc Marquez dari peta persaingan, Martin pantang menganggap remeh. Dia yakin, Bastianini dan Marquez masih akan memberikan perlawanan. “Suatu kehormatan bisa bersaing dengan mereka semua,” katanya.

Adsense

di juara dunia? Martin tak menjawab dengan tegas. Tapi, dia menyebut, selalu memberikan 100 persen kemampuannnya di trek. Dia menjamin, sudah jadi pebalap berbeda dibanding musim lalu.

Baca juga : MotoGP, Marc Marquez Ngincar Podium Aragon

Diketahui, musim lalu Martin juga berpeluang besar jadi juara dunia. Karena jadi pemimpin klasemen hingga jelang akhir musim. Namun, di beberapa seri terakhir, dia justru melakukan berbagai kesalahan.

Hingga membuatnya dikudeta dari pucuk klasemen. “Saya merasa sangat kuat dan merasa lebih cepat,” tegasnya.

Tak cuma hal itu. Martin juga mengklaim, saat ini dia merasa lebih siap secara mental. Tidurnya lebih nyeyak dibanding musim lalu. Kata dia, musim lalu benar-benar sulit baginya.

Terutama saat seri di Thailand, Malaysia, dan Valencia. Saat ini, dia merasa telah banyak berkembang dalam hal mental. Ditambah, dia sudah bekerja keras sepanjang musim.

Baca juga : Celtics Ditantang Panathinaikos

Dia merasa telah melakukan langkah yang luar biasa. Makanya, dia berusaha menikmatinya sekarang. “Saya menikmati saat berada di trek dan saat balapan,” terangnya.

Musim lalu, meski menang, Martin mengaku, tidak menikmati balapan. Musim lalu adalah mimpi buruk. Kini, dia bangga dan merasa luar biasa berada di posisi ini. “Mari kita lihat apa yang bisa saya capai,” katanya.

Setelah seri Jepang pekan ini, MotoGP masih akan berlanjut di wilayah Asia Pasifik, sebelum kembali ke Eropa. Berturut-turut setelah Jepang, yakni Australia, Thailand, Malaysia dan Valencia. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense