Sebelumnya
Jadi, meski gagal meraih kemenangan di laga tersebut, Roma masih berpeluang menang atas Atalanta jika konsisten dengan permainan tersebut.
Bersama Ranieri, perlahan AS Roma menemukan permainan terbaiknya. Laga melawan Tottenham Hotspurs bisa saja menjadi milik Roma andai tiga gol tambahan yang mereka buat melalui Stephan El Shaarawy, Manu Koné, dan Artem Dovbyk tidak dianulir karena offside.
Permainan menyerang nan atraktif itu yang membuat semangat skuad Roma kini muncul kembali. Walau gagal membawa pulang poin penuh dari London, tetapi permainan apik serta gol penyama dari Mats Hummels di menit 90+1 dijamin akan menambah motivasi pemain Roma jelang laga melawan Atalanta.
Baca juga : Ganda Putra Malaysia Pede Bisa Bawa Gelar
Hanya saja Ranieri juga paham benar tim seperti apa yang akan dihadapi nanti. Atalanta merupakan salah satu tim dengan perkembangan masif dalam beberapa musim terakhir. Fakta bahwa saat ini Atalanta ada di papan atas membuktikan kualitas yang mereka miliki walau tanpa banyak pemain bintang.
“Kami akan menghadapi tim yang sejak 25 September, saat mereka kalah dari Como, langsung bangkit dengan meraih 10 kemenangan (dan dua imbang) serta mencetak 35 gol. Rata-rata mereka bisa mencetak nyaris tiga gol per pertandingan. Itu adalah jumlah yang banyak!” kata Ranieri.
Ranieri jelas paham benar statistik calon lawan timnya di laga nanti. Namun, ada satu hal lain yang membuat Atalanta semakin mengerikan jelang laga ini. Hal itu adalah betapa beringasnya Atalanta saat melakoni laga tandang.
Baca juga : MA Perberat Vonis Windu Aji Sutanto
Tim La Dea itu tercatat selalu menang di enam laga away terakhir mereka baik di Liga Italia maupun Liga Champions. Bahkan dari enam kemenangan itu mereka mencetak 19 gol atau rata-rata 3,2 gol per laga! Shakhtar Donetsk (0-3), Venezia (0-2), Napoli (0-3), Stuttgart (0-2), Parma (1-3), dan Young Boys (1-6) merasakan ganasnya Atalanta walau mereka bermain di kandang sendiri.
Tapi sekali lagi, performa melawan Spurs membuat Ranieri cukup yakin timnya bisa berbuat sesuatu di laga ini. Ranieri juga meminta pemainnya bermain habis-habisan lagi demi membuat suporter kembali datang ke stadion.
“Saya katakan pada pemain bahwa menjadi tugas mereka untuk membuat fans jatuh cinta lagi pada tim ini. Ketika sesuatu tidak berjalan bagus, fans bisa berkata apa yang seharusnya dilakukan. Fans Roma paham apakah pemain bermain 100 persen di lapangan atau tidak,” tambah Ranieri.
Baca juga : Lagi Cari Jodoh, Ubah Image Seksi
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 2 Desember 2024 dengan judul AS Roma Vs Atalanta, Misi Sang Serigala Jauhi Zona Merah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.