Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
UMP 2025 Naik 6,5 Persen, Pekerja Senang, Pengusaha Keberatan
Muhamad Rusdi: Kami Apresiasi Langkah Presiden
RM.id Rakyat Merdeka - Sepulang dari luar negeri, Presiden Prabowo Subianto memberikan kado bagi para buruh. Yakni, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 sebesar 6,5 persen.
Prabowo mengumumkan kenaikan UMP 2025, usai menggelar rapat terbatas bersama para menteri terkait di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Baca juga : Warga Di Kolong Tol Dipindahkan Ke Rusun
Kata Prabowo, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengusulkan kenaikan upah minimum 6 persen. Namun, setelah membahas topik ini dengan pimpinan buruh, Prabowo mengambil keputusan menaikkan rata-rata upah minimum nasional 2025 sebesar 6,5 persen.
Sedangkan untuk upah minimum sektoral, akan ditetapkan Dewan Pengupahan Provinsi, Kota/Kabupaten. Untuk ketentuan lebih rinci mengenai upah minimum, diatur Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker).
Baca juga : Beringin Pede Jadi Runner Up
Prabowo menjelaskan, keputusannya menaikkan UMP 6,5 persen, semata-mata untuk kesejahteraan buruh. Baginya, upaya perbaikan kesejahteraan akan terus dilakukan dan diperjuangkan.
Keputusan Prabowo, membuat para buruh tersenyum. Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia, Muhamad Rusdi memberikan jempol kepada Prabowo yang menaikkan UMP 6,5 persen pada 2025. Kebijakan Pemerintah itu dinilai mendukung kesejahteraan buruh dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Baca juga : Gerindra 32, PDIP 21
Namun, kalangan pengusaha keberatan dengan keputusan Pemerintah itu. Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta, Nurjaman, kenaikan UMP 6,5 persen memberatkan.
Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Muhamad Rusdi, tentang keputusan Pemerintah menaikkan UMP 6,5 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.