RM.id Rakyat Merdeka - Kejutan terjadi di matchday kedelapan fase Liga Champions. Liverpool, yang memimpin puncak klasemen, menelan kekalahan perdana setelah ditaklukan wakil Belanda, PSV Eindhoven, 2-3 di Philips Stadion, Eindhoven, Belanda, dini hari kemarin.
Meski menelan kekalahan, The Reds tetap lolos otomotasi ke babak 16 besar. Liverpool menempati peringkat pertama klasemen akhir Liga Champions dengan 21 poin dari delapan pertandingan, berjarak tiga poin dari posisi kedua, Barcelona. Sedangkan PSV Eindhoven menempati posisi ke-14 klasemen akhir Liga Champions dengan 14 poin dari delapan laga dan berhak melaju ke babak play-off 16 besar.
Kemenangan PSV Eindhoven atas Liverpool berkat tiga gol yang disumbangkan Johan Bakayoko, Ismael Saibari, dan Ricardo Pepi. Sementara dua gol Liverpool didapat melalui penalti Cody Gakpo dan Harvey Elliot.
Johan Bakayoko terpilih menjadi pemain terbaik dari pertandingan tersebut, berkat penampilan yang impresif. Gol dan kerja kerasnya membantu tim meraih hasil positif.
“Dia menunjukkan dribel yang bagus, mencetak gol yang hebat, dan juga bertahan dengan baik,” demikian penilaian panelis UEFA.
Baca juga : Badminton Thailand Master 2025, Alwi Kubur Mimpi Kalong
Bakayoko bermain penuh selama 90 menit dan mencetak 1 gol dari 1 percobaan. Ia tidak mencatatkan assist, tetapi menunjukkan kerja keras dengan menempuh jarak 11,1 km. Dengan kekalahan perdana yang dialami Liverpool itu, rekor tak terkalahkan The Reds di Liga Champions musim ini berakhir. Meski demikian, kekalahan ini tidak mengganggu langkah pasukan Arne Slot itu ke Fase Gugur yakni Babak 16 Besar.
Di laga tersebut, pelatih Liverpool Arne Slot mengistirahatkan 12 pemain tim utama. Hanya Andrew Robertson dan Cody Gakpo, mantan pemain PSV, yang tersisa sebagai starter di laga ini dari mereka yang memulai laga kontra Ipswich pada akhir pekan.
Sementara, Federico Chiesa melakoni start pertamanya bagi Liverpool di Liga Champions. Chiesa terlibat dalam gol pertama klubnya. Ia memancing pelanggaran dari gelandang Joey Veerman di kotak terlarang.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, tampak kecewa dengan performa timnya. “Kami seharusnya bisa menang, tapi kehilangan konsentrasi di momen penting. Kami harus belajar dari kesalahan ini,” ujar Slot.
Dia harus putar otak, lantaran lawan yang akan dihadapinya di babak 16 besar bakal lebih berat. Liverpool menanti satu calon lawan dari babak playoff antara PSG, Benfica, Brest, atau Monaco.
Baca juga : Agnes Jennifer Siap Menjanda
“Selalu menyenangkan jika ada format baru yang membuat Anda menjadi nomor satu tetapi hal itu tidak memberi kami jaminan apa pun untuk putaran berikutnya,” kata Slot, dilansir laman klub.
“Jika dilihat tabel klasemen, saya melihat empat tim yang kemungkinan kami hadapi dan salah satunya adalah tim yang Anda harapkan tidak akan dihadapi jika Anda finis di posisi pertama babak grup,” ujarnya.
Sedangkan, pelatih PSV Endhoven, Peter Bosz, bangga dengan mentalitas timnya. “Kami tahu Liverpool tim kuat, tapi kami tidak takut. Pemain saya menunjukkan semangat luar biasa,” ujar Peter Bosz, usai laga.
Di pertandingan lain, klub raksasa Spanyol, Barcelona, ditahan imbang 2-2 oleh tim tamu, Atalanta, di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Barcelona. Pada pertandingan tersebut, Barcelona sempat unggul melalui Lamine Yamal dan Ronald Araujo, tapi Atalanta mampu menyamakan kedudukan melalui Ederson Silva serta Mario Pasalic.
Barcelona berada di peringkat kedua klasemen akhir Liga Champions dengan 19 poin dari delapan laga, sedangkan Atalanta harus turun ke posisi sembilan dengan 15 poin dan harus melewati babak play-off untuk lolos ke babak 16 besar.
Baca juga : Kepuasan Publik Bagus, Prabowo Pantang Terlena
Berbeda dengan Barca, musuh abadinya, Real Madrid, berhasil memetik kemenangan atas Brest 3-0. Namun, Los Blancos harus puas finis di peringkat ke-11 dengan memperoleh 15 poin dan gagal lolos otomatis ke babak 16 besar.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotta, mengatakan, kemungkinan timnya akan bertemu Manchester City di babak play-off Liga Champions dan itu akan menjadi laga yang sulit untuk kedua belah pihak. “Jika kami bertemu Manchester City, maka akan sulit bagi kedua belah pihak, namun kami harus menunggu hasil undiannya,” kata Ancelotti.
Nantinya El Real akan menjalani babak play-off dengan kemungkinan lawan antara Celtic atau Manchester City, yang secara berurutan finis di peringkat ke-21 dan ke-22. “City memiliki peluang lebih besar untuk memenangi Liga Champions dibandingkan Celtic, mengingat kedalaman skuad dan kualitas yang mereka miliki,” ujar pelatih asal Italia itu. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.