RM.id Rakyat Merdeka - Pengakuan terhadap petenis putra Jannik Sinner sebagai pemain terbaik dunia saat ini kembali datang. Kali ini, datang dari pesaing terberatnya, Carlos Alcaraz.
Alcaraz tak ragu mengaku, Sinner adalah yang terbaik. Meski dalam rekor pertemuan, dia masih unggul 6-4. Kata Alcaraz, statistik selama setahun terakhir membuat Sinner pantas mendapat pengakuan. Dalam setahun terakhir, kata dia, petenis asal Italia itu cuma kalah empat atau lima kali.
“Itu membuat saya “gila”,” ujar Alcaraz, dilansir dari Reuters, Senin (3/2/2025).
Baca juga : Santai Terjerat Banyak Kasus
Saat ini ada berbagai pendapat yang membandingkan, siapa yang terbaik antara Sinner dengan Alcaraz. Menurut Alcaraz, itu jadi semacam diskusi publik. Tapi sebagai petenis, pemain yang harus dihadapinya adalah Sinner. Kata dia, Sinner selalu fokus setiap saat. Makanya, dia berpikir bahwa Sinner adalah yang terbaik.
“Di tiap turnamen yang dia mainkan, Sinner mencapai final atau mengangkat trofi,” katanya.
Lebih lanjut, petenis asal Spanyol itu akan kembali beraksi di ajang ๐๐ฐ๐ต๐ต๐ฆ๐ณ๐ฅ๐ข๐ฎ ๐๐ฑ๐ฆ๐ฏ 2025, Belanda. Ini merupakan penampilan pertama Alcaraz sejak dikalahkan Novak Djokovic di babak perempatfinal ajang ๐๐ณ๐ข๐ฏ๐ฅ ๐๐ญ๐ข๐ฎ ๐๐ถ๐ด๐ต๐ณ๐ข๐ญ๐ช๐ข๐ฏ ๐๐ฑ๐ฆ๐ฏ 2025, bulan lalu. Kendati kalah, Alcaraz mengaku, dia tidak melewatkan kesempatan apapun.
Baca juga : AS Vs China Kembali Perang Dagang, Indonesia Kena Getahnya?
“Saya sangat ingin memenangkan turnamen dan merasa mampu, tetapi Djokoviv memainkan laga yang luar biasa,” ucapnya.
Dia menambahkan, menghadapi Djokovic di perempatfinal ajang Grand Slam adalah hal terburuk. Tapi menurutnya, pertandingannya melawan Djokovic kala itu berjalan dengan cukup bagus.
“Saya telah mencoba mengambil hal-hal baik dari laga itu, dan akan menatap ke depan sekarang,” tuturnya.
Baca juga : Raup Duit Ratusan Triliun, Penghematan APBN Berbuah Manis
Di Rotterdam, Alcaraz didapuk sebagai unggulan teratas, karena absennya Sinner yang berstatus sebagai juara bertahan. Dia akan memulai babak pertama ajang itu melawan ๐ฑ๐ฆ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ช๐ด๐ธ๐ช๐ญ๐ฅ ๐ค๐ข๐ณ๐ฅ asal Belanda, Botic van de Zandschulp. Sebelumnya, Zandschulp pernah mengalahkan Alcaraz pada putaran kedua di ๐๐ ๐๐ฑ๐ฆ๐ฏ 2024. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.