Dark/Light Mode

Wawancara Eksklusif Dengan Dubes Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov

Kami Happy RI Masuk BRICS

Senin, 3 Februari 2025 08:05 WIB
Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov. (Foto: Kharizal Anwar/RM)
Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov. (Foto: Kharizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kurang dari tiga bulan setelah Presiden Prabowo Subianto dilantik, organisasi antar Pemerintah yang dibentuk Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS) mengumumkan bahwa Indonesia resmi jadi anggota penuh.

Pengumuman itu menjadi kabar menggembirakan. Pasalnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono baru mengajukan surat permohonan menjadi anggota, saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-16 yang digelar di Kota Kazan, Rusia, pada 22- 24 Oktober 2024. Pada 6 Januari 2025, Brazil yang memegang Keketuaan BRICS 2025, mengumumkan Indonesia sebagai anggota penuh.

“Rusia sangat senang Indonesia menjadi anggota penuh BRICS. Seluruh anggota BRICS melihat Indonesia sebagai kandidat kuat sebagai anggota,” ujar Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov dalam wawancara eksklusif dengan Tim Redaksi Rakyat Merdeka di kediamannya, Kamis (30/1/2025).

Di tengah kesibukan dan jadwalnya yang sangat padat, Dubes Tolchenov menerima Tim Redaksi Rakyat Merdeka: Kartika Sari, Firsty Hestyarini, Muhammad Rusmadi, Diananda Rahmasari dan Khairizal Anwar di kediamannya usai jam makan siang. Sembari mengaitkan jasnya di tangan kanan dan se­jumlah dokumen dan kantong plastik berisi cemilan di tangan kiri, Dubes Tolchenov menyapa Tim Rakyat Merdeka. “Sudah lama menunggu? Silakan ma­suk,” ujarnya tersenyum, sem­bari membukakan pintu.

Baca juga : Resmi Ditutup, BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Gaet Lebih Dari 63 Ribu Pengunjung Dan Realisasikan Business Matching Senilai USD 90,6 Juta

Siang itu, Dubes Tolchenov mengenakan stelan jas biru donker, dipadu dengan dasi berwarna senada. Dubes pecinta perangko ini pun menjawab segala pertanyaan Tim Rakyat Merdeka selama 90 menit. Berikut kutipannya:

Indonesia kini sudah men­jadi anggota penuh BRICS. Bagaimana Rusia menyambut keanggotaan Indonesia di BRICS?

BRICS adalah organisasi yang merangkap segala hal menyang­kut kehidupan rakyat. Karena BRICS menyangkut segalanya. Ini menyangkut politik, antar parlemen, ekonomi, keuangan, pendidikan, kesehatan, bahkan hingga teknologi antariksa.

Rusia selalu siap membantu Indonesia agar memahami BRICS. Pekan ini, tim Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia akan berkunjung untuk memberikan pemaparan menge­nai seluk beluk BRICS kepada Kemlu Indonesia.

Baca juga : Bahlil Jamin Beringin Solid Jalankan Tugas

Dengan penjelasan menyelu­ruh, kami yakin Indonesia bisa memberikan banyak hal bagi BRICS.

Karena negara ini sangat be­sar, populasinya sangat besar dengan angka usia produktif yang tinggi serta memiliki keteguhan pendirian di situasi geopolitik yang tidak menentu seperti sekarang ini.

Indonesia merupakan negara Asia Tenggara pertama serta negara dengan populasi Muslim terbesar yang jadi anggota penuh BRICS. Ini semua memberi­kan manfaat besar bagi kami. Suara Indonesia di kancah in­ternasional sangat disegani dan keberadaan Indonesia dapat memperkokoh BRICS.

Apakah BRICS dapat membawa pengaruh besar di kancah internasional?

Baca juga : Para Kepala Daerah Agar Tunaikan Janji Kampanye

Tentu saja. Misalnya jika Rusia menawarkan solusi atau menyampaikan kritikan mengenai isu seputar Palestina, bisa saja diacuhkan. Tapi, jika kritikan dan keluhan disampaikan 11 negara anggota BRICS, suara ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Bahkan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat tidak bisa menolak masukan dari BRICS. Karena kekuatan seluruh anggota BRICS sudah mewakili lebih dari separuh populasi dunia.

BRICS bukanlah blok militer, bukan organisasi kenegaraan karena kami tidak punya kan­tor pusat atau perwakilan khu­sus. Hanya sekumpulan negara yang memiliki pemikiran dan prinsip serupa. Kami ada bu­kan untuk melawan siapa pun. Bukan kelompok untuk mela­wan Amerika. Kami kelompok yang ingin berbicara dengan setara, bebas berpendapat tanpa ada pihak yang mendikte ang­gotanya harus berbuat apa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.