BREAKING NEWS
 

Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2025

Indonesia Ukir Sejarah

Reporter : JHON ROY PANGIBULAN SIREGAR
Editor : DEDE HERMAWAN
Senin, 17 Februari 2025 06:30 WIB
Tim bulutangkis Indonesia berhasil juara Bulutangkis Beregu Campuran Asia (Badminton Asia Mixed Team Championship/BAMTC) 2025. (Foto: PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim bulutangkis Indonesia berhasil mengukir sejarah di ajang Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia (Badminton Asia Mixed Team Championship/BAMTC) 2025, usai mengalahkan tuan rumah China. Laga yang digelar di Qingdao Conson Sports Center, China, Tim Merah Putih menang 3-1 atas Negeri Tirai Bambu.

Indonesia merebut poin pertama di laga final tersebut melalui aksi pasangan ganda campuran, Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Rinov/Fadia menang dua game langsung 21-11, 21-13 atas atas pasangan Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying.

Di partai kedua, tunggal putra, Alwi Farhan menambah keung­gulan Indonesia menjadi 2-0, usai mengalahkan Hu Zhe An dengan skor 21-15, 21-13. Keunggulan ini semakin mendekatkan tim bulutangkis beregu campuran Indonesia ke panggung juara.

Sedangkan di partai ketiga, Putri Kusuma Wardani harus mengakui kehebatan pemain China Xu Wen Jing dua game langsung 12-21 13-21. Kekalahan ini membuat laga berlanjut ke partai keempat.

Baca juga : Nikah Nunggu Rezeki

Di partai keempat, Muham­mad Shohibul Fikri/Daniel Mar­thin berhasil menjadi penentu kemenangan Tim Indonesia usai mengalahkan pasangan Chen Xu Jun/Huang Di dengan skor 21-15, 21-9. Kemenangan 3-1 ini sudah cukup untuk menem­patkan Indonesia ke panggung juara BAMTC 2025.

Atas keberhasilan tersebut, ini merupakan medali emas per­tama yang diraih tim bulutangkis Indonesia dalam sejarah keikut­sertaan mereka di turnamen terse­but. Catatan terbaik sebelumnya adalah merebut medali perunggu pada 2019.

Sejauh ini China masih men­jadi tim pendulang medali emas terbanyak di BAMTC, dengan dua emas dan satu perunggu. Disusul Jepang (satu emas, satu perak dan satu perunggu).

Adsense

Tunggal putra Alwi Farhan senang atas prestasi yang dirai­hnya di kejuaraan tersebut. Ini menjadi motivasi untuk bisa me­langkah ke babak selanjutnya.

“Alhamdulillah, kemenangan ini karena dukungan tim, pelatih dan orang tua saya. Pasti senang rasanya, saya berhasil menunjuk­kan karakter bertanding kita, Indonesia, untuk menjadi pemenang atau juara,” ujar Alwi usai pertandingan.

Baca juga : Hemat Anggaran Ditarget Tembus Rp 700 Triliun

Menurut Alwi, lawannya Hu Zhe An adalah pemain yang sangat potensial dan memiliki perkembangan yang bagus.

“Tahun lalu dia bisa mencapai final Kings Cup dan itu menjadi tamparan motivasi untuk berla­tih lebih keras lagi. Namun ini bagus melihat persaingan seperti ini, jadi saya tahu kekurangan saya di mana,” jelasnya.

Alwi mengungkapkan, saat pertandingan tak mau kalah men­tal dari lawannya. Hal ini menjadi salah satu kunci kemenangannya.

Terkait kekalahan Putri KW, dia mengaku tampil dengan tegang.

“Kalau dibilang tegang pasti te­gang, tetapi tadi saya pelan-pelan mengurangi ketegangan itu apa­lagi tim juga sudah bermain cukup baik sebelumnya,” ungkapnya.

Baca juga : Forum Pemred Dan Forum Humas BUMN Kampanye Melawan Disinformasi-Misinformasi

Putri KW mengaku, lawannya Xu Wen Jing tampil sangat baik, dan sangat menguasai.

“Saya tidak bisa keluar dari ritme dan pola main dia, akhir­nya banyak mati sendiri di permainan reli. Saya akui hari ini permainan angat under per­form,” ujarnya. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense