BREAKING NEWS
 

Badminton Asia Championships 2025, Indonesia Nihil Gelar

Reporter & Editor :
DEDE HERMAWAN
Senin, 14 April 2025 06:30 WIB
Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia tanpa wakil di final Badminton Asia Championships (BAC) 2025, setelah dua wakilnya ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (Leo/ Bagas) dan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, tersingkir di babak semifinal.

Leo/Bagas harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah China, Cheng Bo Yang/ Liu Yi lewat pertandingan sengit lewat rubber game 21-13, 18-21, dan 12-21 dalam pertandinan yang digelar di Ningbo Olym­pic Sports Center Gymnasium, China.

Leo mengungkapkan, pertahanan lawan kali ini jauh lebih solid dibandingkan pertemuan sebelumnya tahun lalu. “Per­tahanan mereka jauh lebih rapat. Kami kesulitan mengungkap strategi mereka, terutama di gim kedua dan ketiga,” ujar Leo sesuai pertandingan.

Leo juga menyebut dirinya sempat terpeleset di game ketiga yang membuat lutut kirinya tera­sa tidak nyaman. “Rasanya agak mengganjal. Mudah-mudahan tidak ada cedera serius karena masih ada turnamen penting lainnya di depan,” tambahnya.

Meski gagal melaju ke final, Leo/Bagas tetap bersyukur atas pencapaian hingga semifinal BAC 2025 dan menyumbangkan medali perunggu bagi Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama tim bersama Bagas selama turnamen.

Baca juga : Cerai Bukan Karena Masalah Keyakinan

Sementara itu, Bagas Mau­lana menilai pasangan China bermain luar biasa di dua game terakhir. “Kami sudah mencoba berbagai strategi, variasi pola dan pukulan. tetapi tetap sulit menembus pertahanan mereka,” jelas Bagas.

Kekalahan ini membuat Indo­nesia tak menyisakan wakilnya dalam kejuaraan ini setelah gan­da campuran Jafar Hidayatullah/ Felisha Pasaribu juga gagal ke final susai dikalahkan Hiroki Midorikawa/Natsu Saito 21-15, 21-23, 11-21.

Pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulutangkis Se­luruh Indonesia (PBSI) Rionny Mainaky menilai, pasangan Ja­far Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menunjuk­kan performa apik dan layak bersaing di level elite, meski gagal tembus final BAC 2025.

Adsense

Menurutnya, pasangan debutan tersebut sudah tampil luar bi­asa di turnamen bergengsi Benua Kuning tersebut. Mereka sempat memberikan perlawanan ketat saat menghadapi wakil Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito.

“Start mereka di semifinal agak kurang bagus, tapi mampu membalikkan keadaan di gim pertama dan kedua. Sayangnya, di akhir tidak bisa menyele­saikan dengan baik. Gim ketiga jadi milik lawan yang lebih berpengalaman dengan variasi dan penempatan bola yang ma­kin baik,” ujar Rionny dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Baca juga : Evakuasi Sementara, Bukan Relokasi Permanen: Indonesia Sayang Warga Gaza

Ia menilai, faktor pengalaman menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut. Meski be­gitu, Rionny memuji sikap dan etos kerja Jafar/Felisha selama di pelatnas. Menurutnya, mereka sudah memiliki bekal untuk bersaing di level atas.

“Saya lihat dari latihan mereka sangat rajin, disiplin, dan terus belajar dari permainan lawan. Dengan kualitas seka­rang, Jafar/Felisha sudah siap main di level atas. Tenaga perlu ditambah dan keyakinan harus lebih dikuatkan,” katanya.

Rionny juga mengapresiasi Jafar/Felisha yang mampu mengendalikan rasa gugup di turna­men debut mereka.

“Mereka tahu caranya mengatasi tekanan, dari servis awal, saat menyerang hingga saat diserang. Mindset mereka sudah mulai terbentuk bahwa mereka bisa bersaing,” ujarnya menambahkan.

Namun, Rionny menegaskan pencapaian ini bukan alasan untuk cepat puas. Evaluasi tetap harus dilakukan agar mereka terus berkembang. “Harus di­evaluasi lagi, pertandingan ke­marin jadi pengalaman yang bagus untuk mereka. Teknik bermain masih harus ditingkat­kan,” ujarnya.

Baca juga : Bantai 11 Penambang, Teroris Papua Biadab

Selain Jafar/Felisha, Rionny juga mengatakan, tiga ganda campuran lainnya masih harus membenahi ketenangan dan ke­mampuan keluar dari tekanan saat bertanding. Mereka adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Dalam Kejuaraan Bulu Tang­kis Asia 2025, tak ada satu pun wakil Indonesia yang berhasil membawa pulang gelar, terma­suk juara bertahan tunggal putra Jonatan Christie yang tersingkir di perempat final. [DHN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense