RM.id Rakyat Merdeka - Alice Campello, istri kapten dan striker Alvaro Morata, angkat bicara soal serangan kebencian dan ancaman pembunuhan yang diterima suaminya setelah kekalahan Spanyol dari Portugal di Final UEFA Nations League 2025.
Laga itu berakhir imbang 2-2, hingga babak perpanjangan waktu, dan harus ditentukan lewat adu penalti. Portugal akhirnya menang 5-3 setelah Morata menjadi satu-satunya pemain yang gagal mengeksekusi penalti.
Baca juga : Liga Champions, Inter Milan Mau Tampil Beda
Kegagalan itu membuat Morata diserang haters. “Apakah kita sadar bahwa ini hanya tentang pertandingan sepak bola?” curhat Campello beserta sejumlah pesan kebencian.
Sang model lalu menampilkan foto Morata sedang memeluk keempat anak mereka. “Dalam hidup, kita semua pernah membuat kesalahan. Tak seorang pun berhak menghakimi orang lain,” tulis Campello.
Baca juga : Gemilang, Kiper Reza Arya Pratama Dipanggil Patrick Kluivert
Dukungan itu datang setelah mereka rujuk lagi usai sempat pisah ranjang selama lima bulan. Adapun Morata sangat terguncang atas kegagalannya.
Eks bintang Real Madrid dan Juventus sampai mengisyaratkan pensiun dari timnas. “Saya pergi dengan perasaan marah. Saya ingin menangis, walau akhirnya tidak. Anak-anak saya ada di tribun, dan dalam hidup, kita harus belajar,” ujar Morata.
Baca juga : Tuang Lem Super Ke Kepala Orang Di Bus
“Pensiun dari tim nasional? Mungkin saya tidak akan kembali pada bulan September,” tuntasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.