RM.id Rakyat Merdeka - Piala Dunia Antarklub 2025 akan digelar di 12 stadion dari 11 kota, salah satunya California. Pemerintah Amerika Serikat baru menjamin keamanan di putaran pertama.
Pecinta sepak bola akan dimanjakan Piala Dunia Antarklub 2025 yang diikuti 32 tim selama sebulan. Ajang edisi ke-21 ini akan berlangsung dengan format baru di Amerika Serikat (AS) mulai 14 Juni hingga 13 Juli nanti.
Sebanyak 32 tim itu dibagi menjadi delapan grup dengan masing-masing diisi empat tim. Mereka akan bertanding di 12 stadion yang berada di 11 kota di Negeri Paman Sam. Ada 26 pemain juara Piala Dunia bersama tim nasional, akan membela klubnya di turnamen ini. Manchester City akan tiba sebagai tim juara bertahan. Tim super tajir Liga Inggris itu adalah jawara pada 2023, yang menjadi kejuaraan terakhir format lama.
Baca juga : Marshanda, Bahas Spiritual & Ritual Agama
Mereka akan bersaing di Grup G bersama Juventus (Italia), Wydad AC (Maroko), dan Al Ain (Uni Emirates Arab). Sementara, Real Madrid yang paling sering menjadi juara ajang ini sebanyak lima kali, berada di Grup H bareng Al Hilal (Arab Saudi), Pachuca (Meksiko) dan RB Salzburg (Austria).
Adapun Piala Dunia Antarklub 2025 digelar seiiring kerusuhan yang menjalar di AS. Kerusuhan dipicu razia imigran. Mereka yang tak berdokumen ditangkap, yang akhirnya memicu gelombang protes besar-besaran. Pendemo itu kemudian direspons dengan represi kepolisian, yang dikerahkan Presiden AS Donald Trump.
Nah, Minggu pagi besok WIB, digelar laga pembuka Piala Dunia Antarklub antara Al Ahly versus Inter Miami. Sehari berselang, California menggelar duel Paris Saint-Germain kontra Atletico Madrid, di Rose Bowl, Pasadena. Apakah Piala Dunia Antarklub bisa berlangsung aman?
Baca juga : Fase Pemulangan Dimulai: Jemaah Haji Berseri-seri, Kangen Makan Soto Betawi
Depar temen Keamanan Dalam Negeri AS sempat menjamin akan banyak petugas menjaga ‘putaran pertama’ gelaran tersebut.
“Biarkan pertandingan dimulai. CBP (US Custom and Border Protection) akan bersiaga, dan siap memberikan keamanan,” janji pemerintah AS.
Cuitan itu sempat dihapus, lalu menimbulkan sorotan. Keberadaan CBP menunjukkan tidak akan ada pembatasan akses ke stadion, yang artinya, potensi kerusuhan bisa saja terjadi.
Baca juga : Usut Pelanggaran IUP Di Raja Ampat, Bareskrim Tancap Gas Kejagung Masih Ngerem
“”FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) bekerja sama dengan otoritas stadion dan lembaga pemerintah, menjamin keselamatan dan keamanan yang terperinci untuk stadion yang terlibat dalam Piala Dunia Antarklub,” kata sumber FIFA.
Tak cuma gelaran Piala Dunia Antarklub, Amerika juga tengah menjadi tuan rumah Piala Emas Concacaf (Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia). [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.