RM.id Rakyat Merdeka - Marc Marquez makin menjadi-jadi. Pembalap Ducati Lenovo Team itu tampil garang di MotoGP Republik Ceko 2025 dan sukses mencetak sejarah: jadi rider Ducati pertama yang menang lima kali beruntun dalam satu musim. Gokil!
Balapan di Sirkuit Brno, Minggu malam (20/7/2025), jadi panggung pertunjukan Marquez. Meski sempat ketat di awal, rider Spanyol itu langsung ngegas dari Lap 8, melesat di depan, dan tak terkejar hingga garis finis.
Dia unggul 1,7 detik dari Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di posisi kedua. Pedro Acosta (Red Bull KTM) melengkapi podium usai duel sengit lawan Francesco Bagnaia.
Awal balapan langsung panas. Bagnaia yang start paling depan mencoba melesat. Tapi Marquez nggak tinggal diam. Di Tikungan 3, dia menyalip.
Aksi salip-menyalip juga melibatkan Bezzecchi. Belum lima tikungan, adrenalin sudah memuncak.
Baca juga : Temui Jokowi Dan Hadiri Kongres PSI, Prabowo Sangat Sayang Gajah
Dramanya belum habis. Alex Marquez, yang sedang bersaing di lima besar, malah crash saat coba menyalip Joan Mir di Tikungan 12. Keduanya sama-sama mencium aspal dan out! Pahit buat Alex yang sedang berburu gelar dunia.
Acosta terus nempel di depan. Dia menyalip Bagnaia dan naik ke posisi tiga. Enea Bastianini juga sempat bikin kejutan, tapi sayang banget harus crash di Lap 7 gara-gara kehilangan grip di Tikungan 3.
Masuk Lap 8, Marquez mulai menggila. Setelah salip Bezzecchi, dia langsung buka gap. Di Lap 12, selisihnya udah 1,2 detik. Di Lap 14, makin lebar jadi hampir dua detik.
Bezzecchi sempat coba ngejar, catatan waktunya bahkan tembus di bawah 1:54. Tapi Marquez jawab lebih cepat lagi: 1:53.691. Gila!
Sisa balapan, sorotan pindah ke perebutan podium ketiga. Bagnaia coba salip Acosta di dua lap terakhir. Tapi Acosta tampil kalem dan berhasil mengunci podium pertamanya musim ini.
Baca juga : Belum Terbitkan Surat DPO, Kejagung Harap MRC Kooperatif
Sementara di depan, Marquez tak terkejar. Ia menyentuh garis finis pertama dan mencatat kemenangan kelima secara beruntun musim ini.
Dengan hasil ini, ia mantap di puncak klasemen dengan 381 poin, unggul 120 poin dari sang adik yang gagal finis di Brno.
Usai balapan, Marquez menegaskan fokus utamanya bukan soal rekor, tapi gelar juara dunia. Masih ada 10 seri dan timnya harus tetap lapar kemenangan.
“Saya harus mempertahankan mentalitas ini, tim juga harus tetap semangat dan memberikan yang terbaik. Soal rekor, saya tidak terlalu peduli. Yang penting saya ingin kembali meraih gelar juara dunia,” ujarnya.
Selain makin kokoh di puncak klasemen, Marquez juga menambah catatan manis dalam kariernya. Ia telah mengoleksi 70 kemenangan di kelas premier.
Baca juga : Prabowo Tancap Gas Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Marquez pun menjadi pembalap tersukses kedua sepanjang sejarah MotoGP. Posisi pertama masih dipegang legenda Valentino Rossi dengan 89 kemenangan.
Bukan tidak mungkin rekor “The Doctor” bakal terlampaui jika Marquez konsisten dengan performanya. Kita nantikan saja. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.