BREAKING NEWS
 

Semifinal Piala AFF U-23, Ganyang Thailand Yang Tak Istimewa

Reporter : JHON ROY PANGIBULAN SIREGAR
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Jumat, 25 Juli 2025 06:40 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg. (Foto: Instagram/geraldvanenburgofficial)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tanpa Arkhan Fikri, barisan gelandang Garuda Muda harus bisa bikin Seksan Ratree tak berkutik. Teror penonton dari tribun GBK juga sangat dinantikan.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg menye­but Piala AFF U-23 2025 adalah misi wajib menang. Itu artinya termasuk menumpas Thailand pada semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, malam ini pukul 20.00 WIB.

Kalau hasil dua laga Thailand di babak grup jadi acuan, Indo­nesia bakal menang. Pasukan Thawatchai Damrong Ongtrakul sama sekali tak tampil laiknya Gajah Perang yang superior. Ball possession Thailand bahkan kalah dari Timor Leste U-23. Myanmar U-23 juga, sekilas, tampak lebih berisi, bertenaga, dan eksplosif dibanding Seksan Ratree dan kawan-kawan.

Baca juga : China Open 2025, Ganda Campuran Menyala

Namun, Garuda Muda juga ter­bilang tidak sempurna. Buktinya, Filipina U-23 bisa bikin Kadek Arel dan kawan-kawan kepaya­han. Malaysia U-23 pun mampu membuat Indonesia mati gaya.

Melawan Indonesia, di depan suporternya yang berisik, rupanya memberi kekuatan. Atmosfer GBK, seperti topan yang datang tiba-tiba, membuat mentalitas lawan menggila. Potensi itu pula yang mungkin didapat pemain Thailand di depan ribuan supor­ter Timnas Indonesia. Teror dari tribun sangat dinantikan.

Adsense

Tanpa bermaksud melebih-lebihkan, Seksan Ratree sangat dominan di lini tengah Thailand. Ia mengatur serangan, memban­gun komunikasi, dan menjadi jembatan kemenangan. Pemain 22 tahun ini sudah punya 10 caps bersama timnas Thailand dan mengoleksi tiga gol.

Baca juga : Nathalie Holscher, Video Parodi Hamil Berujung Black List

Dari sisi Indonesia, sejatinya ada Arkhan Fikri, yang juga jadi pengendali permainan. Sayang pemain terbaik Piala AFF U-23 2023 ini absen karena masih berkutat dengan cedera.

Dari tiga laga Indonesia sebe­lumnya, Toni Firmansyah, Robi Darwis, dan Rayhan Hannan bisa jadi pilihan. Untuk jam terbang, Robi paling kenyang pengalaman internasional.

Untuk mengisi pos gelandang bertahan, sebab Toni juga ber­masalah di laga terakhir mela­wan Malaysia, ada kemungkinan Muhammad Ferarri atau Bran­don Scheunemann jadi pilihan.

Baca juga : Jokowi Serahkan Ijazah Asli ke Polisi

Yang pasti, Ratree butuh la­wan sepadan di tengah. Analisis sementara, lini depan Thailand memang tidak tajam, sama seperti Indonesia, tetapi lini keduanya solid dan bertenaga.

Soal sistem bertahan, seki­las, Thailand dan Indonesia sama baiknya. Satu yang bisa digoyang, bek sayap Thailand tidak setangguh, dalam artian sigap dan cepat, Malaysia atau Filipina. Pemain-pemain seperti Althaf Indie Al Rizky, yang larinya bak kijang, bisa menjadi senjata di babak kedua. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense