RM.id Rakyat Merdeka - Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner menaklukkan Gabriel Diallo di babak ketiga Association of Tennis Professionals (ATP) Masters 1000 Cincinnati Open, Selasa (12/8/2025) WIB.
Pertandingan sempat diwarnai drama menyalaknya alarm kebakaran dan padamnya lampu penerangan.
Partai yang berlangsung di Lindner Family Tennis Center, Ohio, itu dihentikan pada game kedua set kedua ketika alarm kebakaran berbunyi di tribun penonton. Lampu strobo darurat berkelap-kelip. Sementara penonton dan ofisial sempat kebingungan.
Setelah jeda beberapa menit, Sinner dan Diallo sepakat melanjutkan permainan meski bunyi alarm masih terdengar.
Baca juga : Naura Ayu, Sempat Dilarang Mama Ngartis
“Kalau tidak bermain baik di situasi sulit seperti ini, kamu bisa saja kalah,” kata Sinner dilansir ATP Tour, Selasa (12/8/2025).
Sinner akhirnya menyudahi laga dengan kemenangan 6-2, 7-6(6). Kemenangan ini tak datang mudah. Diallo yang memiliki servis kencang memaksa Sinner masuk tie-break di set kedua dan bahkan sempat mendapatkan set point di kedudukan 6-5.
Namun, Sinner menunjukkan kelasnya. Sebuah pengembalian forehand keras langsung menukik di kaki Diallo, mengunci poin penting dan membalik momentum tie-break.
Drama tak hanya datang dari alarm kebakaran. Sejak awal malam, jadwal pertandingan Sinner molor akibat laga Taylor Fritz melawan Lorenzo Sonego yang tertunda 75 menit karena listrik padam di arena.
Baca juga : RAPBN 2026 Disepakati DPR & Pemerintah: Pendapatan 3.094 T, Belanjanya 3.820 T
“Hari yang panjang,” ucap Sinner, mengisyaratkan atmosfer laga yang rumit dan tak biasa.
Meski terganggu situasi di luar lapangan, Sinner tetap bermain dengan percaya diri. Sempat tertinggal 0-2 di set pertama, ia memborong enam game beruntun untuk mengamankan set awal 6-2. Diallo mencoba bangkit dengan mengandalkan servis pertamanya, termasuk 10 ace yang dicatatkan sepanjang laga.
Sayangnya, petenis Kanada itu juga mencatatkan 10 double fault, rekor terburuknya di level tur. Dalam statistik akhir, Diallo hanya memenangi lima dari 32 poin di servis keduanya, angka yang menjadi santapan empuk bagi Sinner.
Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan Sinner di lapangan keras menjadi 22 laga sejak kalah dari Carlos Alcaraz di final Beijing, Oktober lalu. Ia juga mempertahankan rekor sempurna 46-0 melawan petenis di luar peringkat 20 besar dunia di lapangan keras sejak 2023.
Baca juga : Prabowo Makin Eksis di Panggung Dunia
Sinner, yang sudah 61 pekan berturut-turut bercokol di puncak peringkat ATP, kini akan menantang Adrian Mannarino di babak selanjutnya. Petenis Prancis itu membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ke-13, Tommy Paul, lewat skor 5-7, 6-3, 6-4.
Musim ini, catatan menang-kalah Sinner cukup impresif: 27-3. Ia kini hanya butuh 10 kemenangan lagi untuk menembus 300 kemenangan sepanjang kariernya.
Selain itu, Sinner juga resmi menjadi petenis kedua yang lolos ke Nitto ATP Finals di Turin pada November, di mana ia akan datang sebagai juara bertahan. Target besar lain masih menunggu: mempertahankan gelar ATP Masters 1000 untuk pertama kalinya dalam kariernya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.