BREAKING NEWS
 

Hasil WTA Guadalajara Dan Sao Paolo, Dua Srikandi Tenis Sabet Runner Up

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Selasa, 16 September 2025 06:05 WIB
Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen. (Foto: Instagram/dila11)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, menjadi runner-up di turnamen Women’s Tennis Association (WTA) kemarin, Senin (15/9/2025) WIB.

Aldila menjadi finalis WTA 500 Guadalajara di Meksiko, sedangkan Janice menutup debut dengan gelar runner up WTA 250 Sao Paolo di Brasil.

Aldila, yang berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos, tampil sebagai unggulan kedua. Pada partai puncak, mereka menghadapi Nicole Melichar Martinez (Amerika Serikat) dan Irina Khromacheva (Rusia) selaku unggulan pertama. Pertandingan berlangsung selama 1 jam 16 menit dan berakhir dengan skor 3-6, 4-6.

Baca juga : Tasya Farasya, Gugat Cerai Suami

Statistik menunjukkan pasangan Aldila/Olmos masih bisa bersaing. Persentase servis pertama masuk mencapai 70,7 persen. Namun, lawan tampil lebih efektif. Melichar/Khomacheva mencatat tiga ace dan memaksimalkan peluang break point yang mereka peroleh.

Perjalanan menuju final juga tidak mudah. Seharusnya Aldila/Olmos memulai laga pada Selasa (9/9/2025), tetapi hujan membuat jadwal tertunda dua kali. Mereka baru bertanding pada Kamis (11/9/2025). Jadwal yang bergeser membuat stamina dan konsentrasi diuji.

Adsense

Sebelum tampil di Guadalajara, Aldila sempat terhenti di babak pertama US Open 2025 bersama Nadiia Kichenok (Ukraina). Mereka kalah dari unggulan Katerina Siniakova (Ceko) dan Taylor Townsend (AS). Setelah itu, Aldila kembali berpasangan dengan Olmos yang juga menjadi rekannya di Cincinnati Masters dan WTA 500 Washington D.C.

Baca juga : Indonesia Terdepan Bela Palestina Merdeka

Di Sao Paolo, Janice Tjen menorehkan sejarah dalam debut di tur utama WTA. Petenis berusia 22 tahun itu menembus final WTA 250 dan menghadapi Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah dari Prancis. Pertandingan berakhir dengan skor 3-6, 4-6 setelah 1 jam 26 menit.

Janice memperlihatkan daya juang dengan empat ace, sementara lawannya tidak mencatat satupun. Namun, ia gagal memanfaatkan peluang pada poin-poin penting. Dari sepuluh break point yang diperoleh, hanya dua yang bisa dikonversi. Sebaliknya, Rajaonah lebih efektif dengan empat konversi dari delapan kesempatan. 

Meski gagal juara, hasil ini membawa dampak signifikan. Janice dipastikan naik ke peringkat 103 dunia, posisi tertinggi dalam kariernya. Catatan itu sekaligus menempatkannya sebagai petenis Indonesia ketiga yang menembus final WTA era modern setelah Yayuk Basuki dan Angelique Widjaja.

Baca juga : Sudah Normal Setelah Dihantam Banjir, Bali Kembali Indah

Capaian Janice datang setelah penampilan impresif di AS Terbuka. Bulan lalu ia mencatat sejarah dengan lolos ke babak utama Grand Slam, mengakhiri penantian 21 tahun sejak Angelique Widjaja tampil pada US Open 2004. Di babak pertama, Janice bahkan menumbangkan Veronika Kudermetova.

Perjalanan Janice sepanjang musim 2025 juga mencolok. Ia memenangi 45 dari 50 pertandingan terakhir, mencapai sembilan final ITF, meraih enam gelar, dan melonjak lebih dari 200 peringkat dari posisi 371 ke 149. Prestasi di Sao Paolo mempertegas konsistensinya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense