RM.id Rakyat Merdeka - Duel besar akan tersaji di kelas berat putri dunia. Juara dunia tak terbantahkan, Claressa Shields, memastikan akan mempertaruhkan empat sabuk juara WBA, WBC, IBF, dan WBO saat menghadapi laga ulang melawan kompatriotnya, Franchon Crews-Dezurn.
Pertarungan sarat gengsi itu akan digelar di Detroit, Amerika Serikat, pada 22 Februari mendatang. Laga ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua petinju, satu dekade setelah duel pertama mereka pada 2016.
“Claressa dan Franchon kembali bertemu setelah 10 tahun sejak debut kedua petinju yang dimenangkan Claressa,” tulis World Boxing Association (WBA) dalam laman resminya, kemarin.
Baca juga : Jasaraharja Putera Catat Kinerja Solid & Pertumbuhan Berkelanjutan Di Tahun 2025
Pada pertemuan perdana yang berlangsung empat ronde, Shields tampil dominan dan keluar sebagai pemenang melalui keputusan mutlak. Ia menyapu bersih kartu juri dengan skor 40-36, sekaligus menandai awal rivalitas panjang yang kini kembali memanas.
Sejak duel tersebut, karier keduanya melesat dan menempatkan mereka sebagai figur sentral dalam perkembangan tinju wanita dunia. Shields berkembang menjadi salah satu petinju terbaik generasinya, sementara Crews-Dezurn juga mencatatkan prestasi signifikan di level elite.
Shields, yang kini berusia 30 tahun, akan memasuki laga dengan rekor sempurna 17 kemenangan tanpa kekalahan. Statusnya sebagai juara dunia di empat versi membuatnya kembali diunggulkan untuk mempertahankan supremasi.
Baca juga : Ketua MA Ungkap Faktor Korupsi Peradilan: Kebutuhan, Kesempatan, dan Keserakahan
Di sisi lain, Franchon Crews-Dezurn datang dengan motivasi besar. Petinju berusia 38 tahun itu mengantongi rekor 10 kemenangan dan dua kekalahan. Mantan juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super putri tersebut memandang laga ulang ini sebagai kesempatan menuntaskan rivalitas lama sekaligus membalas kekalahan yang mengawali karier profesionalnya.
WBA menilai duel ini memiliki nilai historis tinggi. Selain mempertaruhkan seluruh sabuk juara dunia, pertarungan tersebut dipandang berpotensi menjadi salah satu laga paling ikonik dalam sejarah tinju wanita abad ke-21.
Meski Shields lebih dijagokan, tekad Crews-Dezurn untuk menuntaskan urusan lama diyakini akan membuat laga berlangsung sengit. Duel di Detroit nanti bukan sekadar perebutan gelar, melainkan pertarungan harga diri, sejarah, dan warisan dua petinju terbaik di generasinya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.