RM.id Rakyat Merdeka - Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) optimistis Tim Davis Indonesia mampu mengalahkan Tim Davis Togo pada pertandingan Grup II Dunia Piala Davis 2026, di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Sekretaris Jenderal PP Pelti, Andi Fajar Asti, menegaskan tim Merah Putih siap menghadapi siapa pun lawannya. Ia menyebut komposisi pemain yang diturunkan merupakan kekuatan terbaik Indonesia saat ini.
“Lawan siapa pun Tim Davis Indonesia siap. Apalagi tim yang diturunkan adalah tim terbaik saat ini. Mereka adalah tim yang diturunkan di SEA Games kemarin,” ujar Andi, di Stadion Tenis GBK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Pada hari pertama, Sabtu (7/2/2026), Indonesia akan menurunkan dua petenis tunggal, Muhammad Rifqi Fitriadi dan Justin Barki. Andi berharap kedua pemain tersebut mampu mencuri poin sejak awal laga.
“Besok hari pertama kita harus curi poin agar pertandingan berikutnya lebih ringan,” harapnya.
Meski demikian, Andi mengingatkan agar tim tetap mewaspadai kekuatan Togo. Menurut dia, meskipun lawan menurunkan pemain-pemain muda, materi tim yang dibawa kali ini berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya pada 2024.
Baca juga : KSMI Bertekad Bawa Indonesia ke Piala Dunia Minifootball
“Kita harus bisa balas kekalahan sebelumnya. Saya yakin Tim Davis Indonesia bisa,” katanya.
Terkait faktor cuaca, Andi berharap partai pembuka tidak terganggu hujan. Namun, pihak panitia telah menyiapkan langkah antisipasi.
“Kalau hujan, pertandingan bisa diundur sampai lapangan kembali kering,” tuturnya.
Sementara itu, petenis tunggal Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi menegaskan kesiapannya memikul peran krusial sebagai tunggal pertama dalam laga melawan Togo. Ia memastikan Indonesia menurunkan kekuatan terbaik di dua partai tunggal hari pertama, bersama Justin Barki.
“Besok akan diturunkan dua tunggal andalan Indonesia. Mudah-mudahan besok kita bisa tampil maksimal, saya dan Justin, dan bisa menyumbang poin,” kata Rifqi, usai pengundian Piala Davis di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Menghadapi laga pembuka, Rifqi tak menampik adanya tekanan, mengingat partai pertama kerap menentukan momentum pertandingan Piala Davis.
Baca juga : PT IIM Gandeng YKSE, Salurkan Program CSR Pendidikan 2026
“Tekanan pasti ada. Tapi karena kita sudah sering bertanding, tekanannya kita jadikan tantangan. Ini impian semua atlet tenis bisa main di Piala Davis,” ujarnya.
Rifqi juga mengaku telah memantau calon lawannya, Noah Koffi, yang belum pernah ia hadapi sebelumnya.
“Dia tipe pemain agresif, servisnya keras dan forehand-nya juga agresif. Dari kemarin saya sudah lihat cara dia main dan bagaimana mengantisipasinya,” kata Rifqi.
Selain duel individu, Rifqi menilai kekuatan Togo secara kolektif tetap perlu diwaspadai. Menurutnya, tim lawan datang dengan komposisi lebih muda dan segar.
“Mereka membawa tim yang lebih muda dan fresh. Kita belum banyak melihat permainan mereka, tapi tetap harus diwaspadai,” ujarnya.
Dari sisi kesiapan fisik, Rifqi mengungkap dirinya telah menjalani rangkaian turnamen internasional sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Davis.
Baca juga : Singkirkan Vietnam, Timnas Futsal Melaju ke Semifinal Piala Asia 2026
“Saya pribadi sudah persiapan di turnamen Men’s Future di India selama dua pekan. Dengan kondisi itu, saya sangat siap bermain di Piala Davis minggu ini,” katanya.
Meski sempat mengalami gangguan fisik ringan, Rifqi memastikan kondisinya terus membaik.
“Di minggu kedua Januari sempat ada sedikit keseleo. Sekarang masa pemulihan. Mudah-mudahan besok tetap prima,” pungkasnya.
Indonesia dijadwalkan memulai pertemuan Grup II Dunia Piala Davis 2026 melawan Togo dengan dua partai tunggal pada hari pertama, dilanjutkan laga ganda dan dua partai tunggal tambahan pada hari berikutnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.