Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Satu Dekade Berdiri, Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi 2025
Kamis, 29 Januari 2026 12:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan melampaui target produksi minyak dan gas bumi (migas).
Capaian tersebut disampaikan dalam Townhall Meeting (THM) Direktur Utama PHI yang digelar di Jakarta, Kamis (22/1/2026), bertepatan dengan peringatan satu dekade PHI bertema “10 Years Strong for Indonesia”.
THM tersebut diikuti ribuan pekerja PHI Regional 3 Kalimantan secara hybrid dari Jakarta, Balikpapan, serta wilayah operasi di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.
Direktur Utama PHI Sunaryanto memaparkan kinerja perusahaan pada aspek keselamatan, operasi dan produksi, finansial, human capital, serta program pemberdayaan masyarakat sepanjang 2025.
Ia menegaskan keselamatan tetap menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas perusahaan. “Kami mencatatkan kinerja keselamatan yang baik. Saya tegaskan, tidak ada target produksi yang lebih penting dari keselamatan. Tahun 2026, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Anto, sapaan akrab Sunaryanto.
Pada aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), PHI mencatatkan 41,8 juta jam kerja selamat dengan Number of Accident (NoA) 0 dan Total Recordable Injury Rate (TRIR) 0,12.
Baca juga : Boyong 135 Medali Emas, Indonesia Lampaui Target
Di bidang lingkungan, perusahaan meraih tujuh kandidat peringkat Hijau dan empat peringkat Biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025.
Dari sisi operasi, kinerja produksi dan lifting minyak serta gas tercatat melampaui target yang ditetapkan.
Capaian tersebut mencerminkan efektivitas perencanaan, kinerja operasi, serta kuatnya kolaborasi lintas fungsi di perusahaan.
Pada kinerja eksplorasi, PHI mencapai target 100 persen melalui pengeboran sumur SBKD-001, MDP-1X, dan SS-123, dengan seluruh sumur eksplorasi mencatatkan discovery.
Jumlah pengeboran sumur pengembangan, work over, dan well service juga melampaui target, yang berdampak pada peningkatan cadangan 1P dan 2C di atas rencana.
Sementara itu, Komisaris Utama PHI Meidawati menyampaikan apresiasi atas kinerja perusahaan dan perjalanan satu dekade PHI dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Baca juga : Utut: Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Sejalan Amanat Konstitusi
“Pada hari ini kita bersyukur kepada Allah Swt. karena PHI telah genap berusia 10 tahun. Ini adalah perjalanan prestasi yang tidak singkat, dan semua capaian ini merupakan hasil dari komunikasi dan kerja sama yang baik seluruh pihak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian produksi migas sepanjang 2025 yang melampaui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja produksi minyak dan gas yang melampaui target RKAP atau Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan,” kata Meidawati.
Terkait HSSE, Meidawati menegaskan pentingnya penguatan budaya keselamatan dan keandalan aset di seluruh area operasi.
“Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa budaya keselamatan harus terus disosialisasikan dan benar-benar dipahami serta dilaksanakan, mulai dari pimpinan tertinggi hingga para frontliner di lapangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sunaryanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja PHI atas dedikasi menjaga keandalan operasi di tengah kompleksitas lapangan migas yang telah matang.
Baca juga : Komisi XII DPR Apresiasi Kinerja Pertamina Hulu Indonesia di Kaltara
“Produksi migas tetap terjaga, fasilitas berjalan andal, dan pasokan energi dari Kalimantan terus mengalir karena kedisiplinan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh Perwira. Ini bukan hasil kerja satu orang atau satu fungsi, tetapi kerja kolektif seluruh elemen organisasi dan pekerja,” imbuhnya.
Memasuki 2026, PHI menegaskan komitmen untuk terus mengedepankan keselamatan, investasi yang menguntungkan, serta tata kelola yang kuat sebagai fondasi keberlanjutan, sejalan dengan semangat “10 Years Stronger” dan visi mendukung ketahanan energi nasional.
PHI merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi hulu migas Regional 3 Kalimantan, meliputi Zona 8, Zona 9, dan Zona 10, dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya