RM.id Rakyat Merdeka - Kepercayaan diri pemain menjadi fondasi kebangkitan Persita saat menaklukkan PSBS Biak pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/26.
Hal itu ditegaskan pelatih Persita, Carlos Pena, seusai laga yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Senin (16/2/2026) sore WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Pendekar Cisadane sukses membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis 2-1 atas tim berjuluk Badai Pasifik. Persita sempat tertinggal lebih dulu sebelum menunjukkan karakter kuat di babak kedua.
Baca juga : Macan Kemayoran Bawa Pulang 3 Poin dari Gianyar
“Pertandingan berjalan dengan ketat, kami mendominasi total di babak pertama. Tapi kami tidak bisa mengonversi peluang yang kita miliki. Dan mereka bisa mencetak gol melalui transisi cepat,” ujar Pena usai laga.
Gol pembuka PSBS tercipta lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan Ruyery Blanco. Situasi tersebut membuat Persita harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
“Dan setelah itu semuanya berjalan lebih sulit. Tapi tim menunjukkan karakter yang kuat di babak kedua, kami mendorong semua pemain yang ada di bangku cadangan untuk merubah secara dinamis,” lanjutnya.
Baca juga : Rakernas Perdana APUDSI Dorong Kesejahteraan Petani dan Nelayan
Tekanan Persita akhirnya berbuah hasil pada menit ke-69, saat Rayco Rodriguez berhasil menyamakan kedudukan. Hanya berselang satu menit, Persita berbalik unggul setelah sundulan Ahmad Nur Hardianto gagal diantisipasi sempurna oleh kiper PSBS, Kadu, dan masuk ke dalam gawang.
“Kami bisa mencetak dua gol dan meraih tiga poin yang penting, dan itu sangat berarti bagi kita,” paparnya.
Bek Persita, Javlon Guseynov, menilai kemenangan tersebut memiliki arti besar dalam persaingan menuju akhir musim. Ia menegaskan setiap poin menjadi sangat krusial di paruh kedua kompetisi.
Baca juga : Gasperini Puji Donyell Malen, Yakin Bersinar Bersama AS Roma
“Kita yang membuat sendiri pertandingan ini menjadi sulit. Karena kesalahan kita,” ujar Javlon.
“Dan kita harus meraih sebanyak mungkin poin, karena musim sudah memasuki fase akhir. Semua poin akan menjadi penting, dan kita berjuang terus sekarang.”
Tambahan tiga poin ini belum menggeser posisi Persita di klasemen sementara BRI Super League 2025/26. Pendekar Cisadane tetap berada di peringkat keenam dengan koleksi 35 poin, sama dengan Persebaya Surabaya, namun kalah dalam rekor head-to-head.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.