RM.id Rakyat Merdeka - Gugur cepat di Piala Asia Putri 2026, para pelatih dan pemain Iran sudah kepikiran keluarga di rumah. Selama keselamatan belum terjamin, mereka jangan dipaksa keluar dari Australia.
Tim Nasional (Timnas) putri Iran harus angkat koper lebih cepat dari Piala Asia Putri 2026. Iran menutup fase grup turnamen dengan kekalahan 0-2 dari Filipina. Hasil tersebut memastikan Sara Didar Cs gagal melaju ke perempat final. Kekalahan itu menjadi yang ketiga setelah ditaklukkan Korea Selatan dan tuan rumah Australia.
Baca juga : All England, Ganda Putra Korsel Pertahankan Gelar
Namun, kekalahan di lapangan bukan satu-satunya beban yang mereka pikul. Bayang-bayang konflik bersenjata di Tanah Air justru membuat mereka ingin lekas pulang.
Timnas putri Iran tiba di Australia bulan lalu, sebelum pecahnya perang yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Biasanya, tim yang tersingkir di fase grup akan meninggalkan lokasi turnamen dalam beberapa hari, tapi hingga kemarin belum ada kepastian mengenai jadwal kepulangan delegasi Iran.
Baca juga : Stop Perang Di Iran Dan Usut Trump Dalam Kasus Epstein
“Saya ingin bersama negara dan rumah saya. Kami sangat ingin kembali,” ungkap pelatih Iran, Marziyeh Jafari.
Usai laga kontra Filipina, puluhan demonstran terlihat mengadang bus tim Iran di luar stadion sambil meneriakkan ‘bebaskan mereka’.
Baca juga : Sheila Dara Aisha, Tegar Melepas Suami
Dewan Australia-Iran juga telah meminta Pemerintah Australia untuk memberikan perlindungan. Para pemain putri Iran jangan dipaksa meninggalkan Australia jika keselamatan mereka tak terjamin.
Petisi itu juga mendesak Pemerintah menyediakan akses terhadap penasihat hukum independen, dukungan, serta penerjemah bagi para pemain. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.