RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Persik, Marcos Reina menyoroti inkonsistensi permainan Persik Kediri usai takluk 1-3 dari PSM Makassar pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026).
Tim tuan rumah tampil lebih efektif sepanjang laga. Tiga gol PSM dicetak lewat penalti Yuran Fernandes pada menit ke-37, dilanjutkan Sheriddin Boboev di menit ke-60, serta gol penutup dari Luca Čumić pada masa injury time 90+7.
Sementara Persik hanya mampu membalas melalui eksekusi penalti Ernesto Gómez di menit ke-85.
Baca juga : Telikung Arsenal, Pep Guadiola Pede Man City Bakal Juara
Pelatih Persik menilai anak asuhnya tampil di bawah standar terutama pada babak pertama.
“Kami tak tampil bagus di babak pertama. Kami sulit mengembangkan permainan, sehingga tidak banyak menciptakan peluang,” ujarnya.
Memasuki babak kedua, perubahan yang dilakukan pelatih asal Spanyol itu mulai memberikan dampak. Permainan Macan Putih terlihat lebih rapi dan mampu memberi perlawanan, meski sempat tertinggal dua gol.
Baca juga : Refleksi 3 Dekade, Hima Persis Bentuk LKN Untuk Perkuat Kaderisasi Nasional
“Kami kemasukan dua gol dan mampu mencetak satu. Saya apresiasi semangat pemain. Sebenarnya kami punya peluang untuk menyamakan kedudukan, tapi PSM bermain efektif dengan serangan balik hingga mencetak gol ketiga,” lanjutnya.
Reina pun memilih bersikap realistis menyikapi hasil tersebut. Ia menegaskan timnya harus segera bangkit dan tampil lebih baik dalam lima laga tersisa musim ini.
“Kami harus menerima hasil ini, meski tidak sesuai harapan. Kami sepakat untuk berusaha lebih baik lagi di pertandingan berikutnya. Kami yakin bisa meraih hasil yang lebih bagus,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.