Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Inovasi Bisnis, BTN Perkuat Transformasi Beyond Mortgage
Kamis, 9 April 2026 20:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memastikan tak hanya fokus menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BTN juga komit dengan transformasi bisnis, memperluas perannya melalui pendekatan beyond mortage.
Salah satu inisiatif utama yang dikembangkan adalah platform digital Bale Properti, yang menghadirkan layanan terintegrasi mulai dari pencarian hunian hingga proses pembiayaan secara end-to-end.
“Melalui Bale Properti, BTN telah memfasilitasi lebih dari 521 listing properti, dengan jumlah pengajuan KPR secara online yang mencapai rata-rata 780 aplikasi per bulan, serta menjalin kerja sama dengan 426 mitra pengembang dan agen properti,” ucap Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam kegiatan media briefing di Bandung, Jawa Barat (Jabar), Kamis (9/4/2026).
Platform ini memungkinkan proses pengajuan KPR dilakukan secara lebih cepat dengan waktu pemrosesan rata-rata 3 hari, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan secara digital.
Baca juga : Kementan, Kemenkes, Dan Kemenko PMK Perkuat Kemandirian Farmasi Berbasis Alam
Selain itu, BTN juga menghadirkan berbagai inovasi berbasis keberlanjutan, salah satunya melalui program pembayaran angsuran KPR berbasis pengelolaan sampah.
“Program ini memungkinkan nasabah untuk tetap menjaga kelancaran kewajiban pembayaran, sekaligus berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan," ujar Nixon.
Tak hanya itu, BTN juga mengembangkan program BTN Housingpreneur sebagai bagian dari penguatan ekosistem dari sisi supply, dengan mendorong kapasitas dan kapabilitas pengembang perumahan, khususnya skala kecil dan menengah.
“Program ini bertujuan menciptakan ekosistem perumahan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga : Kolaborasi BNI dan PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
Nixon menambahkan, sesuai dengan visi sebagai Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia, BTN senantiasa menemani perjalanan hidup nasabah dengan layanan yang lengkap, dari sejak anak dengan produk tabungan ‘Juara’ Yakni, fase remaja, BTN hadir dengan digital payment ecosystem, saat fase bekerja dilayani dengan tabungan rencana, payroll, KPR, layanan priority banking hingga fase ketika nasabah pensiun dengan produk kredit pensiunan, asuransi dan investasi lain.
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar menambahkan, di luar sektor perumahan, BTN juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
Hingga Maret 2026, penyaluran KUR BTN mencapai sekitar Rp 2,72 triliun, dengan komposisi KUR kecil sebesar Rp 2,04 triliun (75 persen) dan KUR mikro sebesar Rp 687 miliar (25 persen).
Penyaluran KUR tersebut didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 59,22 persen, diikuti sektor akomodasi dan makanan minuman sebesar 12,36 persen, serta konstruksi sebesar 10,08 persen.
Baca juga : Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Pengentasan Kemiskinan
“BTN juga mencatat peningkatan kapasitas usaha debitur melalui program KUR naik kelas sebanyak 4.719 debitur, termasuk peralihan dari KUR mikro ke KUR kecil serta peningkatan plafon pembiayaan,” tutur Hirwandi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya