RM.id Rakyat Merdeka - HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026 resmi menuntaskan kompetisi sekaligus melengkapi daftar tim yang lolos ke putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
Di kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy keluar sebagai juara dengan raihan 90 poin dan menjadi pemuncak klasemen. Sementara di kategori U-18, Putri JP Jakarta tampil dominan dengan mengumpulkan 54 poin.
Kedua tim menorehkan catatan impresif dengan tidak terkalahkan sepanjang kompetisi yang berlangsung selama 30 pekan untuk U-15 dan 18 pekan untuk U-18. Liga bergulir sejak Oktober 2025 hingga Juni 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat.
Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono mengatakan, Jakarta menjadi regional terakhir yang menyelesaikan rangkaian kompetisi musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus.
Menurut Teddy, kompetisi yang berlangsung di empat regional tersebut mampu menghadirkan persaingan yang kompetitif sekaligus memperluas kesempatan bertanding bagi pesepak bola putri usia muda.
“Regional Jakarta merupakan peserta terbanyak dibandingkan tiga regional lainnya. Ada 16 tim di kategori U-15 dan 10 tim di kategori U-18. Dari segi kualitas, kami melihat peningkatan yang sangat signifikan sejak pekan pertama hingga akhir kompetisi,” ujar Teddy, Sabtu (6/6/2026).
Ia menambahkan, pertandingan yang berlangsung setiap pekan dan ditunjang latihan rutin tiga hingga empat kali dalam sepekan menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas para pemain.
Baca juga : Tigers Football Academy dan Arema FC Women Sama-Sama Raih Juara
“Menjalani kompetisi selama kurang lebih enam bulan tentu bukan hal mudah. Kami melihat semangat, daya juang, dan komitmen luar biasa dari para atlet. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk kemampuan teknis, karakter, disiplin, dan mental juara yang dibutuhkan untuk menjadi pesepak bola profesional,” tuturnya.
Teddy menjelaskan, Bakti Olahraga Djarum Foundation terus berkomitmen memperkuat ekosistem sepak bola putri Indonesia melalui rangkaian kompetisi yang saling terhubung dan berkesinambungan.
Rangkaian tersebut dimulai dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026 pada 23–28 Juni, dilanjutkan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli, dan ditutup dengan Srikandi Merdeka Cup pada 14–23 Agustus.
Turnamen Srikandi Merdeka Cup akan diikuti sejumlah negara Asia, yakni Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, serta Indonesia.
“Kami berupaya menghadirkan jalur pembinaan yang jelas bagi atlet putri. Harapannya, para pemain mendapatkan pengalaman kompetitif yang berjenjang sehingga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan secara optimal,” ungkap Teddy.
Jadi Talent Pool Timnas Putri
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai HYDROPLUS Soccer League memiliki peran strategis dalam memperluas basis pemain sepak bola putri Indonesia sekaligus menjadi wadah pemantauan bakat bagi tim nasional.
“Saya mengapresiasi HYDROPLUS Soccer League dan Djarum Foundation yang telah mewujudkan program ini. Kompetisi khusus putri masih sangat terbatas, sehingga kehadiran liga ini menjadi langkah penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia,” kata Vivin.
Baca juga : MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Bidik Pesepakbola Putri di 10 Kota
Menurutnya, format liga memungkinkan pemain menunjukkan kualitas secara konsisten karena berlangsung dalam jangka panjang, bukan sekadar turnamen singkat.
“Sudah ada beberapa pemain yang kami pantau dan bahkan bergabung dengan tim nasional U-17. Kami berharap semakin banyak talenta yang bisa bergabung baik ke timnas junior maupun senior,” tambahnya.
Siap Tampil di All-Stars
Penyerang Cipta Cendikia Football Academy, Albianca Raula, mengaku bangga atas pencapaian timnya yang mampu menjadi juara tanpa terkalahkan.
Selain membawa timnya menjadi kampiun, Albianca juga meraih gelar top scorer kategori U-15 dengan koleksi 38 gol dan total 1.405 menit bermain.
“Perasaannya senang sekali, tidak menyangka bisa menjadi juara. Kami selalu berusaha tampil maksimal dan percaya diri di setiap pertandingan. Kuncinya komunikasi yang baik dan optimisme untuk bisa berprestasi di All-Stars,” ujarnya.
Menurut Albianca, kekuatan tim juga didukung oleh sejumlah pemain yang sebelumnya tampil di MilkLife Soccer Challenge, sehingga chemistry antarpemain sudah terbangun dengan baik.
Sementara itu, kapten Putri JP Jakarta U-18, Rengganis Wijanarto, menyebut kekompakan menjadi faktor utama keberhasilan timnya.
Baca juga : Budi Gunadi Sadikin, Tokoh Pengendali Pandemi Dan Pemulihan Kesehatan Nasional
Pada pekan terakhir kompetisi, Putri JP Jakarta menutup musim dengan kemenangan 3-1 atas Putri Tangsel City sekaligus memastikan status tak terkalahkan sepanjang musim.
“Sebagai kapten, saya selalu mengajak teman-teman untuk bermain kompak dan terus berlatih. Di All-Stars nanti kami ingin menjadi juara dan mengharumkan nama DKI Jakarta,” katanya.
Pelatih Kepala Putri JP Jakarta U-18, Intan Nuraini Ulfa, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak asuhnya.
“Salah satu target utama kami memang lolos ke tingkat nasional. Bersyukur bisa melalui kompetisi regional tanpa kekalahan. Untuk menghadapi All-Stars, kami akan mempersiapkan tim semaksimal mungkin, termasuk bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menggelar training center,” ujarnya.
Selanjutnya
Daftar Juara HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.