Dark/Light Mode

Campus League 2026: Perebutan Tahta Tertinggi Tim Terbaik dari 5 Regional

Jumat, 5 Juni 2026 18:57 WIB
Foto:
Foto:

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertarungan para raja basket kampus Indonesia segera mencapai puncaknya. Setelah melewati persaingan ketat di lima regional, tim-tim terbaik dari seluruh penjuru negeri akan bertemu dalam Campus League 2026-Basketball The Nationals Season 1.

Mereka akan memperebutkan gelar kampus terbaik Indonesia sekaligus tiket menuju kompetisi internasional Asian University Basketball League (AUBL).

Campus League 2026-Basketball The Nationals Season 1 akan berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten, pada 7–13 Juni 2026.

Fase puncak kompetisi ini mempertemukan tim putra dan putri terbaik dari regional Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta.

Sebanyak 10 tim putra dan 8 tim putri yang berstatus juara maupun runner-up regional akan bersaing memperebutkan gelar nasional.

Menjelang dimulainya kompetisi, pengundian grup telah digelar secara terbuka di Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Jumat (5/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Organisasi DPD PERBASI Banten Tikky Suwantikno, perwakilan PERBASI Kabupaten Tangerang Daniel, serta pemain RANS Simba sekaligus alumni UPH Juan Laurent Kokodiputra.

Hadir juga peraih medali emas SEA Games 2023 Kadek Pratita Citta Dewi, serta seluruh perwakilan tim peserta, baik secara langsung maupun daring.

Grup Neraka Warnai Persaingan Sektor Putra

Di sektor putra, persaingan sengit diprediksi terjadi di Grup A. Juara regional Surabaya, Universitas Surabaya (UBAYA), akan menghadapi juara regional Jakarta, Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang.

Grup ini juga dihuni Universitas Semarang (USM), Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, dan Universitas Mulawarman (UNMUL) Samarinda.

Pemain UBAYA, Dylan Wilbert, mengaku timnya siap menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi.

"Kami sudah persiapan secara matang, jadi ketemu siapa saja siap. Kami yakin bisa lolos sampai semifinal dan menjadi juara," katanya.

Sementara itu, Grup B tak kalah kompetitif. Juara regional Bandung, Universitas Kristen Maranatha, akan bersaing dengan juara regional Yogyakarta, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura, Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, dan Institut Perbanas Jakarta.

Official Team UNCEN Jayapura, Kaisani Samber, optimistis timnya mampu memenuhi target menembus semifinal setelah menjalani berbagai persiapan dan laga uji coba sebelum tampil di tingkat nasional.

Baca juga : Arsenal Kalah, Arteta: PSG Memang Tim Terbaik Dunia

"Kami tentu saja optimistis tampil di tingkat nasional ini. Meskipun di regional Surabaya kami menjadi runner-up, ketika sudah sampai di tingkat nasional ini, kami tetap akan memberikan yang terbaik. Semaksimal mungkin kami akan berusaha menyelesaikan dan menghadapinya," ujarnya.

Persaingan Ketat di Kategori Putri

Di sektor putri, Grup C menghadirkan persaingan menarik. Juara regional Jakarta, Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, akan menghadapi Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, dan Universitas Parahyangan (UNPAR) Bandung.

Team Manager UPH Tangerang, Dea Lasmaria Simanjuntak, menegaskan timnya menargetkan gelar juara sebagai tuan rumah.

"Anak-anak yang penting percaya satu sama lain, percaya sama sistem yang ada, percaya sama coaches juga. Anak-anak di tim sudah punya jiwa pemenang. Jadi, kami akan memberikan yang terbaik. Incaran kami tetap juara, baik di grup maupun di The Nationals," katanya.

Juara Putra Wakili Indonesia ke AUBL

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengaku antusias menyambut persaingan tim-tim terbaik dari seluruh regional.

Menurutnya, Campus League Basketball 2026 memiliki nilai prestisius karena juara kategori putra akan mewakili Indonesia di Asian University Basketball League (AUBL).

Ajang tersebut mempertemukan kampus-kampus unggulan dari berbagai negara Asia-Pasifik, termasuk China, Mongolia, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, Filipina, Australia, dan Malaysia.

"Kami berharap yang terbaik dari yang terbaik bisa bertemu di sini dan menunjukkan kemampuannya untuk menjadi kampus nomor satu di Indonesia. Terutama untuk kategori putra, juara Campus League Basketball akan langsung melaju ke Asian University Basketball League melawan kampus-kampus dari sembilan negara Asia-Pasifik lainnya," ujar Ryan.

Ia juga memastikan kesiapan venue telah memenuhi standar yang direkomendasikan oleh DPP PERBASI, DPD PERBASI Banten, DPD PERBASI Kabupaten Tangerang, DPD PERBASI DKI Jakarta, serta Technical Delegate DPP PERBASI.

Sebagai tindak lanjut hasil evaluasi, Universitas Pelita Harapan menambahkan court interlocked dan padding yang memadai menggunakan Plexipave Cushion System demi meningkatkan keamanan atlet.

"Keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman student-athlete tetap menjadi prioritas utama. Fokus kini kembali kepada para student-athlete untuk bertanding, menjunjung sportivitas, dan merayakan puncak kompetisi basket kampus musim ini," katanya.

Wadah Pembinaan Atlet Masa Depan

Peraih medali emas SEA Games 2023, Kadek Pratita Citta Dewi, menyambut positif penyelenggaraan Campus League. Menurutnya, kompetisi tingkat universitas menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat olahraga tanpa mengabaikan pendidikan akademik.

"Kompetisi ini memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk terus berkembang di bidang olahraga tanpa mengesampingkan pendidikan akademis mereka. Selain itu, ajang ini juga sangat baik untuk menanamkan nilai karakter, kedisiplinan, serta memperluas jaringan relasi sosial," ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Juan Laurent Kokodiputra yang kini berkarier bersama RANS Simba. Ia menilai kompetisi kampus menjadi jalur penting menuju level profesional.

Baca juga : PNM Mekaar Bantu Perempuan Ultra Mikro Tumbuh dan Terbebas dari Jerat Rentenir

"Sekarang banyak pelatih klub profesional menonton liga kampus untuk mencari bibit. Jadi mereka yang berkompetisi di sini harus memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin agar bisa melangkah ke level profesional, Timnas Indonesia, bahkan bermain di luar negeri," kata Juan.

Pembagian Grup Kategori Putra

Grup A

- Universitas Surabaya (UBAYA)

- Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang

- Universitas Semarang (USM)

- Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung

- Universitas Mulawarman (UNMUL) Samarinda

Grup B

- Universitas Kristen Maranatha Bandung

- Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga

- Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura

- Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta

- Institut Perbanas Jakarta Kategori Putri

Grup C

Baca juga : Sarana Jaya Dukung Pembangunan Parkir Terintegrasi di Lebak Bulus

- Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang

- Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta

- Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang

- Universitas Parahyangan (UNPAR) Bandung

Grup D

- Universitas Surabaya (UBAYA)

- Universitas Kristen Maranatha Bandung

- Universitas Ciputra Makassar Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga

Babak penyisihan grup berlangsung pada 7–11 Juni 2026 dengan sistem setengah kompetisi (round robin).

Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal pada 12 Juni menggunakan sistem gugur.

Puncak kompetisi akan digelar pada 13 Juni 2026. Tim pemenang semifinal akan bertarung memperebutkan gelar juara, sementara tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.

Campus League merupakan kompetisi olahraga mahasiswa nasional yang berdiri sejak 18 Agustus 2025.

Dengan mengusung tiga pilar utama, yakni Athleticism, Academics, dan Affinity, Campus League hadir sebagai wadah pengembangan talenta muda Indonesia sekaligus penguatan ekosistem olahraga kampus yang berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.