BREAKING NEWS
 

Jelang Laga Perdana, Argentina Dibekap Badai Cedera

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Senin, 8 Juni 2026 06:15 WIB
Messi sudah berlatih bersama tim. (Foto: Instagram/afaseleccion)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juara bertahan Argentina akan memulai misi berat mempertahankan takhta Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup J. Pertarungan yang dijadwalkan bergulir di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat pada Rabu (17/6/2026) pukul 01.00 WIB ini menjadi panggung krusial bagi skuad La Albiceleste.

Perhatian utama dunia jelang peluit pertama tentu tertuju pada kondisi fisik sang kapten, Lionel Messi, yang perlahan mulai menunjukkan sinyal positif usai dihantam cedera otot. 

Kehadiran pemenang delapan Ballon d’Or tersebut di lapangan sempat memicu kekhawatiran setelah ia ditarik keluar karena kelelahan otot saat membela Inter Miami akhir Mei lalu. Publik Argentina sempat menahan napas, menanti kepastian apakah pahlawan mereka di Qatar 2022 itu sanggup memimpin tim di turnamen ini. 

Baca juga : Jemaah Disabilitas Apresiasi Terobosan Pelayanan Haji

Beruntung, pelatih Lionel Scaloni segera membawa angin segar dengan memastikan proses pemulihan Messi berjalan optimal dan sang megabintang tak lagi menjalani latihan secara terpisah. “Leo menunjukkan perkembangan yang baik, ia sudah berlatih bersama tim dan itu memberi kami ketenangan,” tegas Scaloni dalam keterangan persnya. 

Juru taktik asal Santa Fe tersebut menambahkan bahwa Messi bahkan berpeluang mendapat menit bermain pada dua laga pemanasan melawan Honduras dan Islandia sebelum turnamen resmi bergulir. Scaloni juga membeberkan betapa tenangnya Messi menanti pengumuman skuad, di mana sang kapten tidak menuntut kepastian sepihak, melainkan bersikap layaknya pemain reguler yang sabar menunggu panggilan resmi dari negaranya. 

Adsense

Di balik kabar baik soal Messi, Scaloni nyatanya harus memutar otak menghadapi badai cedera yang menghantam barisan pertahanannya. Gonzalo Montiel dipastikan harus menepi akibat cedera otot, memperpanjang daftar absensi setelah bek kanan andalan lainnya, Nahuel Molina, juga mengalami robekan otot. 

Baca juga : Tata Kelola MBG Diperbaiki, Anggaran Efektif & Efisien

Kondisi krisis ini memaksa tim pelatih memanggil Agustin Giay dan Nicolas Capaldo sebagai pelapis darurat di sektor pertahanan sayap. Pukulan telak tidak berhenti di area bek sayap. 

Posisi penjaga gawang utama juga tengah limbung setelah Emiliano Martinez terpaksa absen pada masa persiapan akibat patah tulang jari manis kanan. 

Posisi krusial di bawah mistar untuk sementara waktu diserahkan kepada Juan Musso atau Geronimo Rulli. Di jantung pertahanan, Cristian Romero memang baru saja kembali berlatih pasca-keseleo lutut, namun kebugaran penuhnya masih menjadi tanda tanya, sama halnya dengan gelandang muda Nico Paz yang masih diderita masalah lutut. 

Baca juga : Dari Lapangan Hijau Ke Diplomasi

Secara taktikal, krisis di lini belakang ini akan menguji kedalaman sistem hibrida 4-3-3 dan 4-4-2 yang menjadi cetak biru kesuksesan Scaloni. Selama ini, kekuatan utama Argentina bertumpu pada kolektivitas tekanan tinggi dan transisi kilat. 

Tanpa beberapa pilar utama di belakang, beban kerja trio gelandang Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Rodrigo De Paul akan berlipat ganda. Mereka dituntut untuk lebih agresif memutus aliran bola lawan sebelum mencapai area sepertiga akhir pertahanan yang sedang rapuh. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense