RM.id Rakyat Merdeka - Luka Modric kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Di usia 40 tahun, kapten Kroasia itu masih menjadi motor permainan Vatreni dan siap memimpin timnya menghadapi Portugal pada laga penentuan tiket babak 16 besar di Stadion Toronto. Jumat (3/6/2026) pukul 06.00 WIB.
Duel melawan Portugal juga menjadi pertarungan dua legenda sepak bola dunia, yakni Modric dan Cristiano Ronaldo. Keduanya sama-sama membuktikan usia bukan penghalang untuk tetap tampil di level tertinggi.
Modric baru saja mencatat sejarah sebagai pemain tertua yang memberikan assist di Piala Dunia. Rekor itu dibuat saat Kroasia mengalahkan Ghana pada laga terakhir fase grup. Umpan sepak pojoknya disundul Nikola Vlašić menjadi gol kemenangan yang memastikan Kroasia lolos ke fase gugur.
Baca juga : Portugal Vs Kolombia, Tutup Ruang Gerak Ronaldo
Meski telah menginjak usia kepala empat, performa Modric tetap stabil. Rahasianya bukan hanya bakat, tetapi juga disiplin luar biasa dalam menjaga kebugaran. Sejak 2012, ia menjalani program latihan khusus bersama pelatih fisiknya, Vlatko Vučetić.
Setiap hari, hampir sepanjang tahun, Modric menjalani latihan tambahan selama 45 menit sebelum mengikuti sesi latihan bersama tim. Program tersebut mencakup latihan kekuatan otot inti, kaki, bahu, lengan, hingga penggunaan resistance band untuk menjaga keseimbangan dan mencegah cedera.
Menurut Vučetić, usia metabolisme Modric bahkan masih berada di bawah 30 tahun saat memasuki usia 39 tahun. Selain kondisi fisik, kecerdasan membaca permainan menjadi faktor utama yang membuatnya tetap kompetitif. Modric dikenal mampu mengambil keputusan dengan cepat, memilih posisi yang tepat, dan menghemat energi sepanjang pertandingan.
Baca juga : Jepang Vs Swedia, Cahaya Asia Menatap Puncak
Sepanjang kariernya, Modric telah mencatat lebih dari 1.150 penampilan di level klub dan tim nasional. Ia meraih 28 trofi bersama Real Madrid, termasuk enam gelar Liga Champions, sebelum melanjutkan karier bersama AC Milan. Bersama tim nasional Kroasia, ia kini telah mengoleksi 201 penampilan.
Catatan cederanya pun sangat minim. Selama lebih dari dua dekade berkarier sebagai pesepak bola profesional, Modric hanya menepi sekitar 250 hari akibat cedera. Statistik itu menjadi bukti bahwa disiplin, pencegahan cedera, dan gaya hidup sehat menjadi kunci utama ketahanannya.
Kini, Modric kembali menghadapi ujian berat saat Kroasia menantang Portugal. Pengalaman, visi bermain, dan kepemimpinannya di lini tengah akan menjadi senjata utama Kroasia untuk mengamankan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.