Sebelumnya
Menurut APPI, siapa pun pengelola yang baru atau manajemen dan penanggung jawab yang baru terhadap sebuah klub ketika diakuisisi, maka dia harus bertanggung jawab terhadap situasi klub itu, termasuk terhadap utang piutangnya.
Bagaimana tanggapan Kaesang soal utang gaji Persis Solo? Sampai tadi malam, Kaesang yang baru lima bulan menjadi bos Persis Solo itu, belum berkomentar.
Baca juga : Epidemiolog UI: Harusnya Data Kematian Jangan Dihapus
Sementara itu, Manajemen Persis Solo mengatakan, kewajiban membayar tunggakan gaji pemain periode 2020/2021 bukan tanggung jawab manajemen baru Persis Solo. Persis Solo menyampaikan bahwa penunggakan gaji itu terjadi di era manajemen lama pimpinan Vijaya Fitriyasa.
Untuk diketahui, Persis Solo berganti kepemilikan pada 20 Maret 2021 setelah Kaesang Pangarep, Erick Thohir, dan Kevin Nugroho membeli PT Persis Solo Saestu (PSS), perusahaan pengelola Persis Solo dari Vijaya Fitriyasa.
Baca juga : Pemerintah Kesinggung? Biasa Saja...
Manajemen Persis Solo juga mengatakan, pada proses perpindahan kepemilikan klub, terdapat pasal yang telah disepakati kedua belah pihak yang menyatakan segala bentuk tanggungan dan tunggakan yang belum dibayarkan oleh manajemen sebelumnya, akan jadi tanggung jawab Vijaya Fitriyasa, selaku owner lama.
Pada proses akuisisi tersebut, Vijaya Fitriyasa juga tidak memberikan dokumen pendukung berupa kontrak pemain dan financial statement, terkait adanya tunggakan gaji pemain Persis Solo pada 2020. Sehingga, pemilik baru berasumsi bahwa kewajiban sudah diselesaikan oleh manajemen lama. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.