Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Film Anak-Anak Bambu Tayang di Hari Anak Nasional, Angkat Kisah Nyata
Rabu, 15 Juli 2026 21:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Film Anak-Anak Bambu siap menyapa penonton Indonesia mulai 23 Juli 2026. Mengusung kisah nyata kehidupan anak-anak yatim di Rumah Bambu, film ini menawarkan cerita hangat yang mengajak masyarakat memahami pentingnya membangun generasi yang tangguh, saling mendukung, dan mampu menghadapi berbagai tantangan hidup.
Penggagas Rumah Bambu, Abah Jatnika mengatakan, film tersebut lahir dari kepeduliannya terhadap kondisi generasi muda yang dinilai mulai kehilangan semangat juang.
Menurutnya, filosofi bambu menjadi simbol kehidupan yang relevan untuk diwariskan kepada anak-anak Indonesia.
"Bambu mengajarkan banyak hal. Ia tumbuh berumpun, saling menguatkan, lentur menghadapi badai, tetapi tetap kokoh berdiri. Nilai-nilai itulah yang ingin kami wariskan kepada anak-anak Indonesia," ujar Abah Jatnika, Rabu (16/7/2026).
Tak hanya mengangkat kisah inspiratif, film ini juga memperkenalkan budaya Indonesia melalui senam yang dikembangkan Abah Jatnika.
Gerakannya merupakan perpaduan berbagai aliran pencak silat Nusantara dengan teknik pernapasan yang diharapkan menjadi salah satu identitas olahraga asli Indonesia.
Baca juga : Hari Anak Nasional, Regina Art Hadirkan Teater Musikal Ramah Autisme
Produser Elma Theana mengungkapkan Anak-Anak Bambu merupakan film pertamanya yang terinspirasi langsung dari kisah nyata di Rumah Bambu.
Menurutnya, film ini dibuat bukan sekadar untuk menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap anak-anak yatim.
"Film ini lahir dari kisah nyata yang saya lihat sendiri di Rumah Bambu. Kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli kepada anak-anak yatim. Karena itu, selama masa promosi kami juga mengadakan program mengajak anak-anak yatim menonton film di bioskop," ungkap Elma.
Selama masa promosi, Elma bersama tim telah berkeliling ke 10 kota untuk memperkenalkan film tersebut sekaligus menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak-anak yatim menonton di bioskop.
"Mudah-mudahan pada 23 Juli nanti, bertepatan dengan Hari Anak Nasional, teman-teman juga bisa membantu mempromosikan film ini. Kami sudah berkeliling ke 10 kota dan gerakan yang kami lakukan adalah mengajak anak-anak yatim menonton di bioskop," ujarnya.
Sutradara Dyan Sunu Prasetyo mengaku tertarik menggarap film ini karena ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak Indonesia sekaligus mengangkat filosofi bambu sebagai simbol karakter bangsa yang kuat, lentur, dan saling menopang.
Baca juga : Jelang Hari Anak Nasional, Wamen Fajar Dorong MPLS Perkuat Perlindungan Anak
"Film ini ingin menunjukkan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, harapan, dan masa depan. Filosofi bambu menjadi simbol bagaimana kita saling menopang dan tetap kuat menghadapi ujian hidup," tuturnya.
Aktris Ayushita, yang memerankan tokoh Bunda Neta, mengaku memperoleh banyak pelajaran tentang proses pendewasaan selama mengikuti produksi film tersebut.
Sementara itu, Irgi Fahrezi menilai kekuatan utama Anak-Anak Bambu terletak pada pesan moral yang disampaikan kepada penonton.
"Kami sepakat membuat karya yang berkualitas dan memiliki pesan. Film ini bukan hanya tentang anak-anak panti, tetapi juga tentang pentingnya lingkungan yang mampu menjadi sistem pendukung bagi tumbuh kembang anak," ujar Irgi.
Pemeran anak Muhammad Adhiyat, yang memerankan karakter Gebang, mengatakan makna keluarga menjadi pelajaran paling berharga yang ia rasakan selama proses syuting.
"Keluarga tidak selalu harus memiliki hubungan darah. Orang-orang di sekitar yang membuat kita nyaman juga bisa menjadi keluarga," katanya.
Baca juga : Film ‘Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula’ Angkat Pesan Anti Narkoba
Hal senada disampaikan Nadhira, yang selain berakting juga membawakan lagu tema film. Ia menilai,.Anak-Anak Bambu mengajarkan arti persahabatan, kebersamaan, dan semangat menjalani hidup dengan penuh sukacita.
Selain dibintangi Ayushita, Irgi Fahrezi, Muhammad Adhiyat, dan Nadhira, film ini juga menghadirkan Indra Birowo, Sonny Septian, Fairuz A. Rafiq, serta King Faaz.
Melalui kisah yang diangkat dari kehidupan nyata, Anak-Anak Bambu diharapkan menjadi tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pendidikan karakter, kasih sayang, dan masa depan anak-anak Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya