Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Falcon Umumkan Cast Film Gasigogi, Lee Hwan-kyung Syuting di Indonesia
Minggu, 25 Oktober 2026 11:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kisah pengorbanan seorang ayah demi menyelamatkan anaknya menjadi inti film terbaru Falcon Pictures, Gasigogi (가시고기), yang digarap sutradara Korea Selatan Lee Hwan-kyung.
Menggandeng Hwantasy Entertainment, film kolaborasi internasional ini menghadirkan deretan aktor ternama Indonesia, seperti Vino G. Bastian, Pevita Pearce, dan Faradina Mufti.
Falcon Pictures resmi mengumumkan jajaran pemain film layar lebar tersebut. Mengambil latar Indonesia, Gasigogi mengangkat kisah emosional tentang cinta orang tua, pengorbanan, keyakinan, dan kebersamaan dalam menghadapi ujian kehidupan.
Nama-nama lain yang turut membintangi film ini antara lain Altaaf Akavi, Indro Warkop, Dea Panendra, Indra Jegel, Sadana Agung, Irma Novita Rihi, Luisa Adreena, Pritt Timothy, Verdi Solaiman, dan Kiki Narendra.
Kehadiran Lee Hwan-kyung sebagai sutradara menjadi salah satu daya tarik utama proyek ini.
Ia dikenal melalui film Korea Selatan Miracle in Cell No. 7, yang kemudian diadaptasi ke versi Indonesia dan meraih kesuksesan.
Namun, Gasigogi tidak sekadar mengulang formula karya sebelumnya. Dengan latar Indonesia dan nilai-nilai yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Lee ingin menghadirkan cerita baru tentang keluarga dan besarnya cinta orang tua kepada anak.
Judul sementara Gasigogi terinspirasi dari ikan stickleback, yang dikenal karena perilaku induk jantannya dalam menjaga keturunannya.
Baca juga : Nonton Film "Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?", Vino G. Bastian Menangis
Ikan tersebut tetap berada di dekat telur-telurnya untuk melindungi mereka dari ancaman predator, bahkan hingga mengorbankan dirinya sendiri.
Kisah tersebut menjadi metafora utama film ini untuk menggambarkan pengorbanan seorang ayah yang bersedia memberikan segalanya demi anak yang dicintainya.
Dalam cerita Gasigogi, tokoh Jiwa merupakan seorang ayah berhati mulia yang berjuang menyelamatkan putranya, Juna, yang mengidap kanker darah.
Perjuangan tersebut menjadi inti cerita yang mengeksplorasi hubungan orang tua dan anak melalui berbagai ujian emosional. Vino G. Bastian dipercaya memerankan tokoh utama dalam film ini.
Aktor yang sebelumnya membintangi Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia itu mengaku mendapat kehormatan sekaligus tantangan besar melalui proyek tersebut.
"Dipercaya untuk membawakan cerita sebesar ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan emosional yang luar biasa. Sutradara Lee menghadirkan kisah yang begitu jujur, menyayat hati, sekaligus indah tentang apa saja yang rela dilakukan seorang ayah demi anaknya. Saya siap memberikan seluruh hati dan perasaan saya untuk menghidupkan kisah pengorbanan ini di layar lebar,” ujar Vino.
Pevita Pearce dan Faradina Mufti Soroti Kedalaman Emosi
Pevita Pearce mengungkapkan antusiasmenya dapat bekerja sama dengan Lee Hwan-kyung dan jajaran pemain lainnya.
Menurutnya, Gasigogi memiliki kedalaman emosi yang dapat terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
Baca juga : Gala Premiere "Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?", Bikin Penonton Banjir Air Mata
"Bisa bekerja sama dengan sutradara visioner seperti Lee dan deretan pemain luar biasa dalam sebuah cerita yang begitu menyentuh adalah kesempatan yang sangat istimewa. Kedalaman emosi dalam film ini benar-benar luar biasa. Saya yakin ceritanya akan terasa dekat dengan penonton karena mengangkat sisi kemanusiaan yang sangat personal,” ungkap Pevita.
Sementara itu, Faradina Mufti yang memerankan karakter Chitra menyebut pesan film ini memiliki kedekatan personal baginya, terutama dalam menggambarkan kasih sayang orang tua kepada anak.
"Saya benar-benar bersyukur kepada Falcon Pictures dan Sutradara Lee karena telah mempercayakan karakter Chitra kepada saya. Sebagai seorang ibu, cerita ini terasa sangat dekat dengan hati saya. Film ini mengingatkan bahwa cinta tidak selalu harus diungkapkan lewat kata-kata, tetapi juga melalui tindakan dan pengorbanan yang kita lakukan untuk anak-anak kita. Saya berharap film ini bisa menyentuh hati penonton dengan cara yang bermakna dan meninggalkan sesuatu untuk direnungkan, bahkan setelah mereka keluar dari bioskop,” kata Faradina.
Lee Hwan-kyung Persembahkan Film untuk Putranya Bagi Lee Hwan-kyung, Gasigogi memiliki makna personal yang mendalam.
Jika Miracle in Cell No. 7 merupakan persembahan untuk putrinya, film terbarunya ini menjadi hadiah khusus bagi sang putra.
"Gasigogi adalah kisah tentang Jiwa, seorang ayah berhati mulia yang rela memberikan seluruh hidupnya demi menyelamatkan putranya, Juna, yang mengidap kanker darah. Saya ingin berterima kasih kepada Falcon Pictures yang telah membangun sebuah rumah besar, tempat cerita yang begitu megah dan seperti mimpi ini bisa tumbuh dengan bebas. Terima kasih juga kepada Vino G. Bastian, Pevita Pearce, Faradina Mufti, serta begitu banyak pemain dan kru yang tanpa ragu langsung bergabung dan akhirnya menjadi keluarga saya. Seperti seorang ayah yang memberikan segalanya untuk anaknya, saya ingin mencurahkan seluruh kemampuan dan hati saya untuk menciptakan hadiah berharga bagi keluarga ini. Nama hadiah itu adalah Gasigogi," ungkap Lee.
Sutradara asal Korea Selatan tersebut berharap film ini mampu membangkitkan perasaan penonton terhadap sosok ayah dan pengorbanan yang kerap tidak terlihat secara langsung.
"Tujuan saya sederhana, saya ingin membuat sebuah film yang begitu jujur dan menyentuh, sehingga ketika kredit film berakhir, hal pertama yang ingin dilakukan penonton adalah menelepon ayah mereka,” tambahnya.
Baca juga : Falcon Pictures Ajak 5.000 Anak Yatim Nobar Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?
Dengan mengambil latar Indonesia, Lee ingin menghadirkan kisah yang berakar pada kehidupan masyarakat setempat. Nilai keluarga, keyakinan, dan semangat kebersamaan menjadi elemen penting yang membedakan Gasigogi dari karya-karyanya sebelumnya.
Falcon Pictures Optimistis Hadirkan Film Berkesan Produser Falcon Pictures, Frederica, menyampaikan kebanggaannya atas kolaborasi kembali dengan Lee Hwan-kyung.
Ia menilai dedikasi para pemain dan kru, serta kemampuan sang sutradara dalam mengolah cerita, menjadikan proyek ini istimewa.
"Kami sangat bangga bisa kembali bekerja sama dengan Sutradara Lee Hwan-kyung untuk mewujudkan visi cerita yang begitu menyentuh ini. Dedikasi luar biasa dari para pemain dan kru, dipadukan dengan kemampuan Lee dalam merangkai cerita, menjadikan Gasigogi sebuah proyek yang sangat istimewa. Kami percaya film ini akan meninggalkan kesan emosional yang mendalam dan menjadi karya yang berkesan bagi perfilman Indonesia serta penonton di berbagai negara,” ujar Frederica.
Kolaborasi Falcon Pictures dan Hwantasy Entertainment
ini menambah daftar proyek film Indonesia yang melibatkan sineas internasional. Dengan cerita tentang perjuangan seorang ayah, jajaran pemain lintas generasi, serta pendekatan emosional Lee Hwan-kyung, Gasigogi menjadi salah satu film yang dinantikan dari Falcon Pictures.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya