Dark/Light Mode

Ngeri, Tren Kasus Bullying Di Sekolah Naik Tiap Tahun

Syaiful Huda: Banyak Daerah Lepas Tangan

Rabu, 25 September 2024 07:50 WIB
Syaiful Huda, Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Syaiful Huda, Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Tingkat bullying di lembaga pendidikan cukup tinggi. Untuk mengatasinya, Anda mengusulkan pemotongan anggaran bagi daerah yang angka perundungannya tinggi. Tolong jelaskan...

Saat ini, Indonesia memang darurat bullying. Makanya, harus ada reward and punishment dalam mengurangi angka perundungan ini.

Siapa yang berprestasi, harus dikasih penghormatan. Siapa yang tidak berprestasi, harus dikasih punish­ment. Nah, salah satunya melalui pemotongan anggaran.

Caranya?

Baca juga : Satriawan Salim: Jika Ingin Beri Sanksi Turunin Akreditasinya

Kalau ada daerah yang tingkat bullyingnya tinggi, ada punishment dengan mengurangi dana Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)- nya. TKDD pada konteks pendidi­kan. Kalau terjadi banyak bully di level pendidikan, TKDD dulu yang dikurangi.

Berapa pengurangannya?

Terkait berapa potongannya, nanti Kemenkeu dan Kemendagri yang bisa menghitungnya.

Kenapa anggaran daerah harus dipotong jika terjadi banyak bully?

Baca juga : Pembentukan Angkatan Siber Semakin Diseriusi Pemerintah

Supaya semua bekerja dengan sung­guh-sungguh, dan darurat bullyingini bisa kita kurangi. Saat ini, banyak daerah yang lepas tangan dan lebih menyalahkan pihak sekolah.

Selain pemotongan anggaran, langkah apa lagi yang bisa dilaku­kan?

Hukum harus ditegakkan. Siapa pun yang terlibat, apakah anak peja­bat, orang biasa, harus diperlakukan sama. Jangan sampai kasus bully hilang gara-gara si pelakunya anak pejabat dan seterusnya.

Apa lagi yang perlu dilakukan?

Baca juga : Prabowo Nyatakan Siap Mati Demi Membela Rakyat

Perlu ada Satgas. Kita berharap Satgas itu concern untuk betul-betul dari hari ke hari melakukan proses pengawasan, dan dibikin manajemen­nya dengan baik.

Pengawasannya itu mudah kok, karena pola tindak bullying ini tidak dilakukan oleh orang per orang, tapi dilakukan secara berke­lompok. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 25 September 2024 dengan judul "Ngeri, Tren Kasus Bullying Di Sekolah Naik Tiap Tahun, Syaiful Huda: Banyak Daerah Lepas Tangan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.