Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
TNI Angkatan Darat Siapkan Pasukan Ketahanan Pangan
Ardi Manto Adiputra: TNI Jadi Tidak Fokus Hadapi Ancaman Perang
Jumat, 13 Juni 2025 07:40 WIB
Sebelumnya
Rencananya, TNI akan merekrut 24 ribu tentara. Apa respons Anda?
Kani memandang, rencana rekrutmen tersebut sudah keluar jauh dari tugas utama TNI sebagai alat pertahanan negara.
Kenapa?
Baca juga : Kapolri: Ini Perintah Presiden
Karena TNI direkrut, dilatih, dan dididik untuk perang dan bukan untuk mengurusi urusan-urusan di luar perang seperti pertanian, perkebunan, peternakan, maupun pelayanan kesehatan.
Dengan demikian, kebijakan perekrutan sebagaimana sedang direncanakan tersebut telah menyalahi tugas utama TNI sebagai alat pertahanan negara sebagaimana diatur dalam konstitusi dan UU TNI itu sendiri.
Memangnya kenapa jika TNI mengurusi hal di luar pertahanan dan di luar perang?
Baca juga : PAN Fokus Mengawal Kebijakan Pemerintah
Menempatkan TNI untuk mengurusi hal-hal di luar pertahanan justru akan melemahkan TNI dan menjadi tidak fokus untuk menghadapi ancaman perang itu sendiri dan secara tidak langsung akan mengancam kedaulatan negara.
Kami menilai, perekrutan dan pelibatan TNI bukan untuk menjadi pasukan tempur, melainkan untuk urusan seperti pertanian, perkebunan, peternakan, maupun pelayanan kesehatan adalah bentuk kegagalan untuk menjaga batas demarkasi yang tegas antara urusan sipil dan militer.
Jika bisa disebutkan, berdasarkan UUD apa sih tugas dari TNI?
Baca juga : Banyak Warga Terbebani Ekonomi Sektor Pendidikan
Konstitusi UUD 1945 dan bahkan UU TNI sendiri telah menetapkan pembatasan terhadap TNI yang jelas-jelas tidak memiliki kewenangan mengurus pertanian, perkebunan, peternakan, maupun pelayanan kesehatan. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 13 Juni 2025 dengan judul "TNI Angkatan Darat Siapkan Pasukan Ketahanan Pangan, Ardi Manto Adiputra: TNI Jadi Tidak Fokus Hadapi Ancaman Perang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya