Dark/Light Mode

Sampaikan Aspirasi Dijamin Undang-Undang, Demonstrasi Mesti Damai Dan Bermartabat

Andi Gani Nena Wea: Kami Dukung Semua Perusuh Ditindak Tegas

Rabu, 3 September 2025 07:15 WIB
Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Aksi massa kali ini berbuntut amuk massa. Jika melanggar aturan, termasuk demonstran, layak ditindak tegas?

Kami mendukung kondusifitas masing-masing wilayah dan kami tentu menentang adanya aksi anar­kis. Tetapi, terhadap demonstrasi-demonstrasi damai itu adalah ruang demokrasi yang perlu kita jaga.

Anda bersama tiga pimpinan bu­ruh sempat dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto ke Istana, Senin (1/9/2025). Apakah presiden tetap membuka ruang demokrasi setelah amuk massa terjadi?

Presiden berjanji ruang demokrasi tetap terjaga. Dan beliau berjanji yang pertama, RUU Perampasan Aset segera dibahas. Dan juga RUU Ketenegakerjaan yang diminta oleh buruh, beliau minta pada Ketua DPR untuk langsung dibahas segera oleh partai-partai, dan setuju untuk segera dibahas. Tentu demonstrasi ini ha­rus konstruktif, konstitusional, anti kekerasan, dan tidak boleh anarkis. Dan pada titik itu Bapak Presiden setuju.

Baca juga : Komjen Pol (Purn) Noegroho Djajoesman: Semua Anak Bangsa, Jangan Dibenturkan

Bagaiamana dengan posisi buruh saat ini?

Buruh dalam posisi siaga satu saat ini, di semua wilayah industri. Dan kami mengintruksikan kepada selu­ruh anggota KSPSI untuk bersiaga di wilayah industri masing-masing. Jangan sampai perusuh masuk ke dalam kawasan industri dan meng­ganggu para buruh.

Bagaimana kinerja pihak ke­amanan terkait dalam merespon peristiwa ini?

Kami mendukung agar perusuh ditindak tegas. Mari bersama men­jaga kondusifitas. Tentu agar ruang demokrasi terbuka dengan cara-cara yang sejuk.

Baca juga : RUU Pengelolaan Zakat Masuk Prolegnas DPR

Apakah ada indikasi kericuhan ini ditunggangi?

Kelihatannya seperti itu, karena sangat seporadis. Hampir saja masuk kawasan industri di Bekasi. Sekarang jutaan buruh bersiap siaga kami pastikan kami tidak akan tinggal diam kalau wilayah industri dan buruh diganggu oleh para perusuh.

Tapi satu hal, tidak boleh juga demonstrasi damai dilarang. Demon­strasi adalah hak asasi, yang penting tetap taat aturan dan taat hukum. Hanya memang, teman-teman buruh saat ini bersiaga di Karawang, Bekasi, Purwakarta dan semua kawasan in­dustri dalam posisi siaga satu.

Kapan buruh kembali turun ke jalan?

Baca juga : Menteri PU Siapkan Dana Darurat Untuk Perbaikan

Saya sudah perintahkan untuk me­nahan diri, karena kita turun dengan jumlah skala besar. Puluhan ribu. Em­pat konfederasi sepakat untuk menunda massa dalam waktu dekat. BSH

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 3 September 2025 dengan judul "Sampaikan Aspirasi Dijamin Undang-Undang, Demonstrasi Mesti Damai Dan Bermartabat, Andi Gani Nena Wea: Kami Dukung Semua Perusuh Ditindak Tegas"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.