Dark/Light Mode

Respons NasDem Pasca Amuk Massa, Bentuk Tim Investigasi Usut Dugaan Makar

Rabu, 3 September 2025 06:40 WIB
Politisi Partai NasDem, Viktor Laiskodat. (Foto: Instagram/viktorbungtilulaiskodat)
Politisi Partai NasDem, Viktor Laiskodat. (Foto: Instagram/viktorbungtilulaiskodat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai NasDem merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto ihwal dugaan makar atau upaya paksa mengambil alih Pemerintahan di balik demonstrasi berujung amuk massa. Partai pimpinan Surya Paloh ini mengusulkan dibentuk tim investigasi independen.

“Partai NasDem memandang situasi yang berkembang be­lakangan ini memerlukan sikap tegas dan langkah yang terukur,” kata politisi Partai NasDem, Viktor Laiskodat, di Jakarta, Selasa (2/9/2029).

Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR ini mengusulkan kepada Pemerintah, untuk membentuk tim investigasi independen, untuk mengusut aksi vandalisme. Termasuk, kata dia, terkait dugaan Presiden Prabowo ten­tang adanya upaya makar, yang menunggangi aksi unjuk rasa yang terjadi berhari-hari lalu.

“Pembentukan tim inves­tigasi merupakan kebutuhan mendesak, agar peristiwa yang berujung amuk massa ini dapat diungkap. Ini untuk menutup berbagai spekulasi, maupun poli­tisasi tentang siapa penunggang aksi yang ramai dibicarakan publik,” katanya.

Baca juga : Investor Diimbau Percaya Fakta, Bukan Isu Medsos

Menurut Viktor, agar hasil kerja tim investigasi mendapat­kan legitimasi, maka perlu meli­batkan unsur penegak hukum, lembaga independen, serta ket­erwakilan masyarakat. Dengan demikian, proses investigasi akan lebih dipercaya publik dan terhindar dari bias kepentingan.

“Demokrasi menjamin hak warga negara untuk menyampai­kan aspirasi melalui aksi massa. Tapi, harus dijalankan secara damai dan sesuai dengan koridor konstitusi, agar tidak memecah belah bangsa atau mendorong tindakan makar,” ujarnya.

Viktor mengajak masyarakat tetap waspada terhadap provoka­si, hoaks, serta narasi yang berpo­tensi memecah belah persatuan bangsa. Dia mendorong semua pihak untuk mengutamakan dia­log dan musyawarah sebagai ja­lan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan pandangan.

“Dengan kerja bersama se­luruh elemen, Indonesia akan tetap kokoh dalam persatuan dan demokrasi,” katanya.

Baca juga : Pasokan BBM Aman, Tak Ada Kelangkaan

Partai NasDem, kata Viktor, menempatkan kepentingan rakyat dan keutuhan bangsa sebagai prioritas utama di atas segalanya. NasDem, kata dia, berdiri di garda depan untuk memastikan demokrasi Indonesia tetap terjaga dan keadilan ditegakkan bagi seluruh warga negara.

“Partai NasDem komitmen menjaga keutuhan bangsa, me­mastikan demokrasi tetap tegak, dan menempatkan hukum sebagai pijakan utama,” pungkas Viktor.

Sebelumnya, Presiden Prabo­wo Subianto kecewa dengan peristiwa pembakaran Gedung DPRD Kota Makassar yang me­newaskan empat orang. Presiden menyebut tindakan itu sudah melenceng dari bentuk penyam­paian pendapat.

“Dan ingat, di Sulawesi Se­latan, empat orang tidak ber­salah, orang tidak berpolitik, menjadi korban. Gedung DPRD dibakar, ini tindakan-tindakan makar ini. Ini bukan penyam­paian aspirasi,” kata Presiden Prabowo saat menjenguk polisi yang terluka di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Baca juga : Masyarakat Jangan Panik Berbelanja, Stok Pangan Di Jakarta Cukup Untuk Dua Bulan

Presiden menilai, perbuatan membakar tidak berniat menyampaikan pendapat, melain­kan ingin membuat kerusuhan, mengganggu kehidupan rakyat, dan menghancurkan upaya pembangunan nasional untuk menghilangkan kemiskinan. Dia mengatakan, penegak hukum akan menyelidiki kasus tersebut.

“Saya menduga, kita sudah ada indikasi-indikasi, dan saya tidak ragu-ragu membela rakyat. Saya akan hadapi mafia-mafia yang sekuat apa pun saya hadapi atas nama rakyat, saya bertekad memberantas korupsi, sekuat apa pun mereka,” tegasnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.